Adam Lallana bergabung dengan akademi Southampton pada September 2000, saat masih berusia 12 tahun. Selama 14 tahun bersama The Saints, pemain 28 tahun tersebut sudah merasakan ditangani oleh beberapa pelatih, mulai dari Nigel Pearson, Alan Pardew, Nigel Adkins, hingga Mauricio Pochettino.
Dari sekian banyak sosok yang pernah melatihnya, Lallana sangat dekat dengan Pochettino. Menurut pengakuannya, kedekatannya dengan pelatih Tottenham tersebut dimulai saat dirinya bercerita tentang beban yang ditanggung sebagai kapten Southampton.
"Setelah saya memberitahu apa yang saya rasakan, dia (Pochettino) berkata, 'Ini harus dihentihan. Kamu tidak perlu menanggung beban dan bertanggung jawab kepada pemilik klub saat tim kalah'," ujar Lallana dikutip dari Daily Mail.
"Hubungan baik kami bermula dari situ. Setelah itu, saya mendatangi ruangannya dua atau tiga kali seminggu untuk melihat rekaman pertandingan. Dia sering menawarkan teh saat saya datang," sambungnya.
Kedekatan tersebut, membuat Lallana mendukung Pochettino pada perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim lalu.

Meski kini berbeda klub, Lallana dan Pochettino tetap berteman baik.
"Tidak banyak pelatih yang tetap menjaga hubungan dengan pemain setelah mereka berpisah, berbeda dengan saya dan Pochettino," tutur pemain bernomor punggung 20 tersebut.
"Tahun lalu, tentu saja sangat berharap Tottenhan menjadi juara liga. Itu karena saya teman baik Pochettino, buka karena saya seorang pendukung Tottenham," lanjutnya.
Petang nanti, Lallana dan Pochettino akan kembali bertemu saat Spurs menjamu Liverpool di White Hart Lane. Menurut Lallana, mereka berdua akan kembali berbincang-bincang di ruangan Pochettino usai pertandingan, terlepas dari siapapun yang jadi pemenang pertandingan.