Serie A Italia

Soal Penjualan AC Milan, Ini Respon Keras Paolo Maldini

Kamis, 8 September 2016 21:52 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:

Berlusconi akhirnya memutuskan untuk melepas saham AC Milan kepada konsorsium Cina, Sino-Europe Sports usai memimpin selama 30 tahun.

Sempat melalui proses negosiasi panjang mantan perdana menteri Italia itu akhirnya sepakat menerima seluruh pembayaran dengan nilai pembelian 100 juta Euro atau sekitar Rp1,7 triliun.

Penjualan ini ternyata mendapat respon keras dari legenda AC Milan, Paolo Maldini meskipun ia digadang-gadang bakal disodorkan sebuah peran penting di mantan klubnya itu.

Maldini dengan tegas mengatakan jika AC Milan tidak masuk dalam rencana masa depannya.

"Akan menjadi hal yang aneh untuk disaksikan ketika saya kembali ke Milan dengan kondisi klub yang sudah berganti kepemilikan. Berlusconi adalah seorang Presiden yang tersukses dan paling inovatif di era modern," kata Maldini kepada Sky Sports Italia.

"Saya sudah terlalu letih mendengar ini. Milan tetap menjadi bagian dari cinta besar saya, bahkan untuk seluruh keluarga saya. Tapi Milan sudah tidak menjadi bagian dari masa depan saya. Saya telah membangun kehidupan sendiri," imbuhnya.

Kendati demikian Maldini tetap berpesan kepada pemilik baru klub untuk tidak hanya mementingkan keuntungan dalam mengelola klub. 

Maldini mengingatkan jika Milan merupakan klub yang memiliki sejarah panjang dengan jutaan penggemarnya yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

"Saya pikir mereka yang membeli sebuah klub di negeri asing untuk mempelajari dan memperhatikan sejarah klub. Seorang Presiden tidak bisa bersikap individualis dalam memimpin klub," pesan Maldini.

"Milan memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia dan mereka wajib untuk dihormati. Kecintaan para penggemar kepada klub tidak memiliki batas. Sebagaimana saya merasakan kecintaan mereka terhadap diri saya," pungkasnya.

635