Pasca memenangi laga pembuka Serie A 2016/17 melawan Torino. Juara tujuh kali Liga Champions tak berdaya menghadapi Napoli dan kembali merasakan kekalahan saat melawan tim besutan Giuseppe Iachini.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Dua tim yang sama-sama meraih tiga poin bertemu di San Siro pada pekan ketiga Serie A. Bertindak sebagai tuan rumah. Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella, menurunkan formasi 4-3-3 mengandalkan trisula lini depan yang terdiri dari Suso, Carlos Bacca, dan Giacomo Bonaventura.
Sementara tim tamu yang diasuh Giuseppe Iachini menurunkan formasi 4-3-2-1 dan mengandalkan Cyril Thereau, Rodrigo De Paul dan Duvan Zapat untuk menebar ancaman di pertahanan Milan.
Udinese sendiri bermain dengan sabar membendung serangan Milan yang menguasai pengusaaan bola dan mengandalkan serangan balik. Skor kacamata pun masih menghiasi papan skor San Siro, hingga laga berlangsung 20 menit.
Milan memang menguasai penguasaan bola. Namun peluang jarang terjadi di kotak penalti Udinese yang dijaga oleh duet bek Danilo dan Felipe, bola juga lebih banyak berputar di lini kedua atau lini tengah. Laga memasuki 15 meni terakhir babak pertama
Pada menit 42 Milan mendapatkan peluang emas dari Suso yang merebut bola dari penguasaan pemain Udinese. Akan tetapi Suso memilih mengeksekusi peluang itu ketimbang mengopernya kepada Bonaventura yang berdiri bebas, alhasil bola mampu diblok lini belakang Udinese.
Tak ada gol yang tercipta hingga turun minum dan Milan memiliki kendala di penyelesaian akhir serta efektivitas memanfaatkan peluang. Udinese sukses membuat Ricardo Montolivo dan kawan-kawan frustrasi.
Babak Kedua
Montella melakukan pergantian pertama di awal babak kedua, menggantikan Luca Antonelli dengan Mattia De Sciglio sebagai bek kiri pada menit 53. Delapan menit setelahnya, ganti Iachini yang mengganti Thereau dengan Stipe Perica.
Milan masih mencari cara untuk membongkar pertahanan Udinese yang masih solid hingga laga memasuki menit 65. Felipe dan Danilo sukses meminimalisir ancaman Bacca, para pemain Milan mulai frustrasi dan banyak melepaskan tendangan spekulatif dari luar kotak penalti.
Tak juga mampu mencetak gol hingga menit 79. Montella coba mengubah cara bermain timnya dan memasukkan gelandang serang asal Jepang, Keisuke Honda, menggantikan Sosa. Montella memilih menambah gelandang kreatif, ketimbang memasukkan penyerang yang ada di bangku cadangan, Luiz Adriano atau Gianluca Lapadula.
Malapetaka pun datang menghampiri Milan di tiga menit terakhir babak kedua. Dari umpan silang, pemain pengganti, Perica sukses merobek gawang Gianluigi Donnarumma. Bola sempat terdefleksi kaki Ignazio Abate, sebelum masuk ke gawang Milan. 1-0 untuk tim tamu.
Delapan menit waktu tambahan diberikan ofisial pertandingan. Iachini coba memasukkan pemain yang lebih segar, Gabrielle Angella, untuk menggantikan De Paul. Pun begitu Montella yang melakukan perjudian terakhir memasukkan Lapadula, yang menggantikan Andrea Poli.
.jpg?w=460&h=260)
Para pemain Udinese merayakan gol Perica ke gawang Milan.
Milan: Gianluigi Donnarumma; Ignazio Abate, Gabriel Paletta, Alessio Romagnoli, Luca Antonelli (Mattia De Sciglio 53’); Andrea Poli (Gianluca Lapadula 86’), Ricardo Montolivo, Jose Ernesto Sosa (Keisuke Honda 79’); Suso, Carlos Bacca, Giacomo Bonaventura
Udinese: Orestis Karnezis; Silvan Widmer, Danilo, Felipe, Pablo Armero; Emmanuel Agyemang-Badu, Sven Kums, Emil Hallfredsson; Cyril Thereau (Stipe Perica 61’), Rodrigo De Paul (Gabrielle Angella 88’); Duvan Zapata (Ryder Matos 86’)