Persiba Balikpapan baru saja menderita kekalahan atas Borneo FC dengan skor tipis 0-1 di Stadion Parikesit, Balikpapan, Sabtu malam.
“Kita sudah persiapan sesuatu untuk malam ini, tapi sesuatu itu tidak berjalan maksimal. Ketika sesuatu itu tidak berjalan maksimal, bukan berarti cuma ada kekurangan, tapi ada kelebihan di lawan kita, lawan juga kuat. Mereka juga bisa mengimbangi permainan kami,” ujar Matos selepas pertandingan.
Menurutnya kondisi itu bukan hanya dialami Persiba, tapi juga tim-tim besar di dunia juga pernah mengalami kegagalan strategi saat pertandingan besar.
“Di sepakbola, ada hari dimana sesuatu yang kita persiapkan tidak berjalan., dan malam ini tidak jalan,” ujarnya.
Pelatih asal Brasil itu juga enggan mencari kambing hitam atau menyalahkan para pemain atas kekalahan menyakitkan tersebut.
“Kita jangan cari kambing hitam, kita menang bersama, kita kalah bersama. Kita tanggungjawab sama-sama disini. Kita akan evaluasi, ” lanjutnya.
Diakuinya, kekalahan itu menjadi pukulan telak bukan hanya bagi supporter tapi juga bagi para pemain yang mengiginkan kemenangan.
Jaino menepis anggapn para pemainnya sangat terbebani dalam laga tersebut, karena wajib menang. Pasalnya, sebelum pertandingan para pemain terlihat sangat siap menjalani laga krusial tersebut.
“Tidak, mereka tidak tertekan karena wajib menang. Sebenarnya pada awal pertandingan kita bermain bagus, kita punya peluang bagus. Tapi memang tidak bisa cetak gol dan gol Borneo FC terjadi karena pemain kehilangan konsentrasi, gol begitu cepat.” tandasnya.