Liverpool berhasil memimpin pertandingan dengan keunggulan 2-0 lewat gol Dejan Lovren dan Jordan Henderson sebelum jeda turun minum.
Usaha Chelsea untuk mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan di babak kedua menjadi sia-sia. The Blues hanya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat gol Diego Costa.
Pelatih Liverpool mengaku puas dengan hasil yang diraih oleh timnya. Ia menggambarkan permainan anak asuhnya seperti neraka yang menarik untuk ditonton.

Klopp menggambarkan permainan anak asuhnya seperti neraka yang menarik untuk disaksikan.
"Itu sangat memuaskan. Kami sudah memimpin sejak pertengahan babak pertama. Kami memiliki pergerakan yang luar biasa. Kami berpikir cepat dan bermain sangat baik. Kami pantas memimpin di babak pertama," kata Klopp kepada Sky Sports.
"Kita telah belajar bagaimana mengelola strategi permainan. Chelsea dalam beberapa pertandingan musim ini kerap mencetak gol pada detik-detik terakhir gaya permainan langsung, tambahnya.
"Tapi saya tidak terlalu ingat berapa banyak peluang yang mereka dapat. Kami punya banyak peluang namun tidak begitu baik dalam menyelesaikannya. Tapi itu normal ketika menghadapi sebuah tim yang baik," sambung Klopp.
"Kami bermain sepakbola seperti neraka. Itu benar-benar menarik untuk ditonton. Babak kedua memang sedikit lebih sulit. Mereka berhasil mencetak gol tapi kami berhasil memenangkan pertandingan," pungkas mantan pelatih Dortmund itu.
Kemenangan atas Chelsea menaikkan posisi Liverpool di papan klasemen sementara Liga Primer. The Reds kini menduduki urutan kelima dengan poin 10 dari lima pertandingan.