Tim berjuluk Beruang Madu tahu akan kualitas pemain bintang yang berada di Persib, dan Jaino menyiapkan beberapa formasi untuk mengantisipasi kemungkinan gelombang serangan yang dilakukan Maung Bandung.
“Kita memang mempersiapkan skenario berbeda-beda, untuk hadapi Persib sekuat mungkin, karena semua tahu Persib tim besar dengan rata-rata pemain bintang,” ujar Jaino.
Pelatih asal Brasil itu juga mengatakan, beberapa formasi disiapkan untuk meredam agresivitas tuan rumah. Pasalnya Atep dan kawan-kawan kerap tampil agresif saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
“Jadi formasi yang kita siapkan, nanti disesuaikan dengan strategi yang kita terapkan. Artinya formasi Persib kita antisipasi dengan formasi yang kita siapkan,” imbuh Jaino.
Dalam beberapa kali latihan terakhir, terlihat Jaino menggunakan tiga pemain belakang sejajar yakni pemain Timnas Liberia, Dirkir Khon Glay, Hermawan yang pernah berseragam Persib, dan Asep Budi pemain berdarah Sunda.
.jpg?w=460&h=259)
Shohei Matsunaga andalan lini tengah Persiba untuk menghadapi Persib.
Jaino juga menggunakan dua gelandang bertahan, yakni pemain asal Brasil Antonio Teles dan Hanif Abdurrauf Sjahbandi, yang merupakan gelandang Timnas Indonesia U-19 yang baru bergabung dengan klub. Ia juga menggeser bek kiri Fengky Turnando menjadi sayap kiri dan bek kanan I Gusti Rustiawan juga digeser menjadi sayap kanan, kemudian memasang striker tunggal Maycon Calijuri.
Striker asal Brasil itu didampingi Siswanto di kanan dan Rahel Radiansyah di kiri. Sedangkan pemain asal Jepang Shohei Matsunaga ditempatkan sebagai penyerang lubang.
“Kita berusaha menampilkan formasi yang bisa meredam permainan tuan rumah. Kita tidak ingin membiarkan Persib mengembangkan permainannya, itu akan sangat bahaya,” tambah Jaino.
Sebelumnya dari beberapa pertandingan, Jaino kerap menggunakan formasi dengan empat bek dan hanya menempatkan satu gelandang bertahan yakni 4-1-4-1 ataupun 4-4-2. Tapi kini fokus menyiapkan skema 3-5-2-1
“Yang pasti kita siapkan kejutan untuk hadapi Persib. Kita punya modal semangat. Pertandingan nanti kita utamakan kolektivitas, karena kekuatan kita di kolektivitas,” pungkasnya.