Persiba Balikpapan akan menghadapi madura United FC dalam laga lanjutan pekan ke-23 kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Parikesit, Kamis (13/10/16) mendatang.
Laga tersebut akan menjadi ajang kembalinya bek tengah veteran Persiba, Ledi Utomo. Sebelumnya mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu sempat absen sekitar dua bulan karena mengalami cedera lutut kaki kanan yang serius.
Selain Ledi, dua pemain tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat (Jabar) 2016, Heri Susanto dan Abdul Azis juga sudah bisa diturunkan Persiba kontra MU.
.jpg?w=460&h=259)
Para pemain Persiba Balikpapan merayakan gol ke gawang Bali United FC.
“Ledi sudah bisa diturunkan lawan Madura United, sebelumnya dia mengalami cedera panjang, hampir dua bulan. Tapi, sekarang kondisinya sudah pulih. Heri juga, Azis juga, jadi mereka bisa diturunkan, ini tentu bagus,” ujar pelatih Persiba, Jaino Matos.
“Kembalinya tiga pemain itu membuat kita punya banyak pemain untuk lawan Madura United, kita tentu banyak opsi, tinggal melihat siapa yang siap diturunkan nanti. Semua kondisinya bagus,” lanjutnya.
Khusus di lini belakang, kembalinya Ledi tentu akan menimbulkan persaingan yang ketat. Sebab, sebelumnya untuk posisi bek tengah sudah ada Hermawan, Dirkir Khon Glay, Absor Fauzi, dan Asep Budi.
“Bisa saja seperti kita menghadapi Persib pakai tiga bek sejajar. Jadi memang sangat menguntungkan bagi tim kembalinya Ledi, kita akan semakin banyak opsi untuk lini belakang,” ujarnya.

Skuat Persiba Balikpapan.
Jaino menepis anggapan bakal terjadi persaingan khususnya antara Ledi dan Hermawan, untuk menjadi pendamping Dirkir jika formasi yang diterapkan 4-4-2 dengan hanya menggunakan dua stopper.
“Saya rasa persaingannya, persaingan positif. Memang gaya main Ledi dan Hermawan beda, semua punya karakter masing-masing. Dua-duanya pemain bagus, dua-duanya pemain berpengalaman, dan dua-duanya pemain penting,” katanya.
Jaino menambahkan, bukan hanya di lini belakang yang bakal terjadi persaingan, lini tengah dan depan juga bakal terjadi kompetisi, setelah kembalinya Azis dan Heri.
“Jadi persaingan secara positif, karena di Persiba semua pemain adalah penting. Kita tidak ada pemain inti, karena semua pemain itu pemain inti. Semua punya peluang yang sama untuk bermain."