Pertandingan Klasik

Saat Juventus Terkapar Dipecundangi Klub Prancis Pertama Kalinya Tahun 1972

Selasa, 1 November 2016 16:00 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:
Tak Ada Magis Fabio Capello

Tampil penuh 90 menit, Fabio Capello malah tak memberikan kontribusi apa pun. Pemain yang kini menjadi salah satu terbaik di dunia itu tak mampu berbuat banyak saat menghadapi Marseille.

Capello yang kala itu dikenal sebagai sosok holding midfielder hebat justru tampil melempem. Meski andal melepaskan passing-passing akurat, kuat di duel udara, sampai memiliki tekel­-tekel kuat, Capello tetap kalah saat beradu kecepatan.

Tak ada peran Capello di saat Juventus butuh gol penyeimbang di babak kedua. Pemain yang memperkuat AS Roma itu memang cerdas dalam membawa permainan, namun sekali lagi magis Capello justru hilang pada laga tersebut.

Di saat pemain yang memakai nomor punggung 10 itu mulai buntu membangun serangan, pelatih Juventus coba memasukkan satu pemain pengganti di menit ke-87. Roberto Bettega masuk menggantikan Helmut Haller.

Namun, tetap saja pergantian pemain tersebut tak memberikan dampak signifikan bagi lini serang Juventus. Hingga menit akhir babak kedua, Bianconeri tetap gagal mendulang gol dan akhirnya harus mengakui ketangguhan Marseille.

Meski takluk 0-1 di leg pertama, Juventus akhirnya berhasil bangkit dan menang telak 3-0 saat melakoni laga leg kedua kontra Marseille di Italia. Agregat 3-1 membuat Juventus sukses melaju ke fase selanjutnya hingga akhirnya menembus ke partai final.

174