Suporter sepakbola menjadi sasaran empuk para Cagub untuk mendulang suara pada Pilkada 2017, tak terkecuali DKI Jakarta yang memiliki suporter fanatik Persija Jakarta, The Jakmania.
Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017 (Pilgub DKI 2017) rencananya akan dilangsungkan bulan Februari 2017. Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat dan Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahuddin Uno bakal sama-sama bersaing memperebutkan kursi DKI 1.
Semua pasangan sudah membeberkan visi-misi agar bisa dipilih oleh mayoritas suara warga ibu kota. Seperti yang sudah-sudah, janji-janji untuk memperbaiki sepakbola Jakarta tetap menjadi andalan mengingat Jakarta dengan Persija-nya memiliki basis massa yang sangat menggiurkan, Jumat (09/12/16).
Bak gayung bersambut, salah satu kelompok suporter sepakbola di Jakarta dengan massa terbesar, The jakmania, membuka suara perihal penyelenggaraan Pilgub DKI 2017 tanggal 15 Februari tahun depan. Kelompok suporter yang mendukung klub Persija Jakarta itu pun, melalui perwakilannya, berpesan kepada tiga pasangan Cagub-Cawagub tersebut.
Bulan Oktober lalu, Kabid Infokom The Jakmania, Diky Soemarno sempat menjelaskan harapannya kepada siapapun pemenang Pilgub DKI 2017 agar lebih memperhatikan sepakbola di Jakarta.
"The Jakmania hanya bisa berharap dan berdoa serta meminta kepada siapapun Cagub dan Cawagub nanti yang menang untuk memperhatikan sepak bola di Jakarta khususnya Persija," jelas Diky kepada Rimanews.
Banyaknya massa yang berada di bawah payung The Jak membuat mereka menjadi target penting bagi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI periode 2017-2022 nanti. Kendati memiliki harapan yang kuat terkait perbaikan sepakbola Jakarta kepada pemenang Pilgub DKI 2017, Diky juga menegaskan bahwa The Jakmania hanya akan fokus kepada Persija dan berupaya semaksimal mungkin agar tak terbawa arus politik.
"Jakmania hanya akan fokus pada Persija siapapun Gubernur-nya kelak. Yang perlu ditekankan, kami mengucapkan kepada ketiga Cagub, selamat menjalani proses Pilkada. Kalau sudah terpilih nanti tolong jangan anak tirikan sepak bola khususnya Persija," tegas Diky lagi.
Hal ini juga diamini oleh mantan ketua umum The Jakmania, Larico Ranggamone. Ia menyatakan jika masalah pesta demokrasi seperti Pilgub mutlak menjadi pilihan pribadi masing-masing, namun sebagai sebuah organisasi, The Jak tidak ingin disangkutpautkan dengan isu politik yang memang sangat rentan.
"Kita sebagai organisasi tentu saja tidak ingin masalah olahraga disangkutpautkan dengan politik dan memang kita tidak diperkenankan untuk terjun kegiatan seperti itu," ujarnya saat dihubungi INDOSPORT.
"Namun kita Jakmania tentu akan mendukung pemimpin yang peduli dengan olahraga khususnya sepakbola. Tetapi balik lagi itu semua pilihan pribadi dari masing-masing orang," tandas pria yang akrab disapa Ayah Rico tersebut.
Terlepas dari itu semua, seluruh pasangan Cagub-Cawagub DKI periode 2017-2022 tetap memberikan janji manis terkait perbaikan sepakbola di Jakarta. Ada yang menjanjikan stadion baru, fasilitas atau kompleks latihan bertaraf internasional sampai memajukan prestasi olahraga di Jakarta, khususnya sepakbola.