Menilik 11 Pemain yang Berpotensi Isi Starting XI Timnas SEA Games 2017
Osvaldo Ardiles Haay (Gelandang Kanan)
Pemain 20 tahun milik Persipura Jayapura ini, langsung mencuri perhatian pecinta sepakbola lewat aksinya menyusur sisi kanan lapangan. Tidak heran apabila pelatih Mutiara Hitam Alfredo Vera mempercayainya tampil dalam 17 kali kesempatan di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 ini.
Kepercayaan pelatih pun dibayar lunas oleh Osvaldo Haay dengan torehan 5 gol dan 1 assistnya. Tampil bersama nama-nama besar seperti Boaz Solossa, Ricardo Salampessy hingga Bio Paulin tentu menjadikan pemain 18 tahun tersebut kaya akan pengalaman, apalagi ia mampu membawa Persipura menjuarai kompetisi TSC.
Akurasi tembakan Osvaldo juga cukup tinggi yakni mencapai rata-rata 73% sejauh ini di TSC. Memang, sebuah perjudian besar akan dilakukan jika memanggil pemain ini ke SEA Games. Namun ada sisi positif yang akan didapat yakni menempa mental bertanding di level internasional.
Evan Dimas Darmono (Gelandang Tengah)
Kemampuan pemain yang satu ini memang tidak usah diragukan lagi. Evan Dimas adalah eks kapten Timnas U-19 kala menjuarai Piala AFF 2013 lalu. Visi bermainnya yang luar biasa juga membuatnya dipanggil ke Timnas Senior untuk berlaga di Piala AFF tahun ini.
Karena kemampuannya tersebut, Evan Dimas bahkan mendapat undangan untuk berlatih bersama klub La Liga, Espanyol. Pada kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) tahun ini, pemain 21 tahun tersebut mampu menorehkan 5 gol dan satu assist, sebuah catatan apik untuk seoarang geladnag tengah.
Sosok Evan Dimas bisa menjadi salah satu sosok kunci jika dipanggil ke Timnas U-23 untuk SEA Games 2017 nanti. Akurasi operannya mencapai 85% di TSC musim ini. Pemain Bhayangkara FC ini juga dikenal sebagai pemecah kebuntuan dan mampu mengacaukan konsentrasi lawan lewat pergerakan dan umpan-umpan mematikan.
M. Hargianto (Gelandang Bertahan)
Sosok yang satu ini juga merupakan kunci sukses kala Timnas U-19 menjuarai Piala AFF tahun 2013 lalu. Penampilannya yang konsisten di lini tengah kala berduet dengan Evan Dimas sangat susah ditembus pemain lawan.
Tidak heran apabila Hargianto terus menjadi pilihan utama di Bayangkara FC selama mengarungi kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. tiga gol dan empat assist sudah diciptakan pemain 20 tahun tersebut dalam 31 penampilannya di TSC.
Karakternya yang sering menghalau dan merusak pertahanan lawan menjadikannya cocok sebagai pilihan gelandang bertahan di Timnas U-23 untuk SEA Games 2017. Catatan akurasi operannya adalah 75 %, dribel sukses 79% dan tekel sukses yakni 52% selama berlangsungnya TSC musim ini.
Miftahul Hamdi (Gelandang Kiri)
Mungkin nama yang satu ini terdengar aneh bagi sebagian pecinta sepakbola Tanah Air. Akan tetapi dibawah asuhan dan tangan dingin Indra Sjafri, Miftahul menjelma menjadi sosok yang perlu diwaspadai jika bergerak dari sisi kiri.
Kecepatan dan naluri mencetak gol dari Miftahul cukup tinggi. Terbukti, ia bahkan mampu melesakan 4 gol sekaligus ke gawang PS TNI kala timnya, Bali United menggasak PS TNI dengan skor telak 4-2 pada November lalu di Stadion Pakansarim, Bogor.
Akurasi tembakannya tercatat diangka 53% dan akurasi operannya mencapai 82%. Dalam 23 kali kesempatannya bermain di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC), Miftahul berhasil mencetak lima gol dan dua assist. Pemain 21 tahun tersebut kerap merepotkan dalam pergerakannya, terbukti ia cukup sering dilanggar dengan total 26 kali.
Paulo Sitanggang (Gelandang Tengah)
Bermain bersama Barito Putera yang notabene klub kecil memang tidak terlalu melambungkan nama Paulo Sitanggang. Namun, kemampuan pemain 21 tahun tersebut tidak perlu diragukan lagi. Ia adalah salah satu sosok penting saat Timnas U-19 menjadi juara di Piala AFF athun 2013 lalu.
Paulo Sitanggang sendiri merupakan tipe gelandang pekerja keras, ia bisa bergerak dibelakang striker, mencari ruang, ataupun bertindak sebagi pemantul bola yang akan memudahkan rekan-rekannya yang lain. Catatannya selama bermain 29 pertandingan di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 ini juga cukup bagus. Ia memiliki akurasi tendangan mencapai 64%, akurasi operan 83%, dribekl sukses 64% dan tekel sukses 50%.
Jika kembali disandingkan dengan Evan Dimas dan M. Hargianto, tentu mereka akan membentuk trisula maut di lini tengah. Kekompakan dan saling pengertian tentu sudah terjalin antara ketiganya karena sama-sama merupakan alumni U-19.