Lika-liku Bursa Transfer dan Jalan Terjal yang Harus Dilalui
Di Eropa, umumnya dikenal istilah Summer Transfer dan Winter Transfer karena di kebanyakan negara Eropa hanya memiliki dua musim, yaitu musim panas dan musim dingin. Meski demikian, ternyata setiap badan liga memiliki jadwal atau tenggat waktu yang berbeda terkait transfer windows/registration period ini.
Adapun perihal perbedaan tenggat waktu ini awalnya diatur oleh European Commission, yaitu suatu organisasi Eropa (non-football) sebelum kemudian pada tahun 2002 penetapan tenggat waktu ini dipegang seutuhnya oleh FIFA (atau UEFA karena Eropa). Rujukan ini tak lepas dari andil Inggris di awal 90-an yang berharap agar adanya sistem yang lebih rapi mengenai jual beli pemain dan supaya agen pemain tidak bisa leluasa menawarkan pemainnya kepada klub.
FIFA kemudian menetapkan sejumlah aturan musim transfer, yang dimana UEFA diberikan charge untuk menentukan jadwal transfer windows/registration period di negara-negara Eropa.
Secara umum, FIFA memberikan waktu untuk registrasi maksimal 12 pekan di awal musim (biasanya musim panas waktu Eropa), dan maksimal 1 bulan di tengah musim (musim dingin). Yang menarik adalah tidak semua liga memiliki waktu yang sama.
Di Eropa, Summer Transfer (pre-season) diberikan mulai 1 Maret, misalnya Finlandia, yang berakhir 30 April. Yang menarik, Finlandia memberlakukan mid-season transfer window (tengah musim) pada tanggal 1-31 Agustus karena saat musim dingin tidak ada kompetisi sepakbola di negara yang terkenal dingin ini. Sebenarnya perbedaan ini hanya terletak pada kondisi iklim saja.
Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol memulai transfer windows/registration period musim panas pada tanggal 1 Juli sampai 31 Agustus. Inggris dan Skotlandia beberapa pekan lebih awal, yaitu mulai 9 Juni sampai 31 Agustus. Sedangkan Eredivisie Belanda berbeda lagi, yaitu 11 Juni hingga 2 September.
Bursa transfer musim dingin kebanyakan negara Eropa memiliki tenggat waktu yang sama, yaitu dengan durasi 1 bulan yang dimulai tertanggal 1 Januari sampai 1 Februari. Perlu diingat bahwa ini adalah Registration Period, yang artinya klub diwajibkan untuk mendaftarkan kembali pemain ke badan liga setempat.
Transfer Windows adalah satu-satunya waktu di mana pemain yang sudah dibeli bisa didaftarkan agar bisa bermain. Klub bisa saja melakukan jual beli pemain saat kompetisi berlangsung, namun si pemain tidak akan bisa dimainkan oleh klub barunya jika belum didaftarkan, dan waktu pendaftaran adalah di Transfer windows/registration period ini.
Namun demikian, ada beberapa pengecualian terkait availability dari pesepakbola. Satu diantaranya adalah pemain yang berstatus free agent atau bebas transfer.
Contohnya adalah transfer Mladen Petric yang bisa dimainkan oleh West Ham United di tengah jalannya liga. Ia bisa dimainkan tanpa menunggu Transfer Windows karena sebelumnya ia tidak memiliki klub. Tapi yang perlu dicatat, harus ada slot untuk menambah pemain di klub. Sebagai catatan, maksimal pemain yang bisa didaftarkan oleh klub EPL adalah 25 orang (akan dibahas nanti beserta regulasinya). Saat itu West Ham masih memiliki slot kosong bagi Petric sehingga ia bisa didaftarkan dan bermain.
Pengecualian berikutnya adalah jika suatu klub kehilangan banyak pemain akibat cidera atau hal lain yang bisa dimaklumi. Misalnya, klub A tidak memiliki kiper lagi setelah semua kiper yang klub A miliki mengalami cidera. Badan liga mempunyai hak untuk mempersilahkan klub A membeli pemain baru.
Football League, selaku badan liga yang mengurusi divisi di bawah Liga Primer Inggris, memiliki keistimewaan tersendiri dimana ia memberlakukan Loan Transfer Regulations antara tanggal 8 September – 25 November, serta 8 Februari – 24 Maret. Hal ini membuat tim-tim peserta divisi Championship sampai Football Conference diperbolehkan untuk melakukan transfer pemain di waktu yang telah diberikan, hanya saja, sifatnya adalah temporary atau pinjaman.