Liga Primer Inggris

Cetak Gol Kemenangan, Wijnaldum Disebut 'Kerasukan' Alan Shearer

Minggu, 1 Januari 2017 11:47 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
© Matthew Ashton - AMA/Getty Images
Georginio Wijnaldum melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Manchester City. Copyright: © Matthew Ashton - AMA/Getty Images
Georginio Wijnaldum melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Manchester City.

Wijnaldum mencetak gol krusial yang mengantarkan The Reds memetik tiga poin kemenangan menggunakan cara yang dianggap spektakuler. 

Pemain berusia 26 tahun itu sukses menyambut umpan lambung yang dilepaskan oleh Adam Lallana dengan sebuah lompatan tinggi yang berujung pada tandukan keras untuk mengarahkan bola ke sudut kanan gawang Claudio Bravo.

Kemampuan mencetak gol dengan tandukan kepala yang ditunjukkan oleh Wijnaldum pada laga tersebut membuat publik teringat dengan sosok Alan Shearer. Keduanya disebut memiliki kemampuan mencetak gol dengan sundulan kepala yang mumpuni meski tidak memiliki postur tubuh yang menunjang.

Bagi Wijnaldum, kemampuan spesialnya itu diyakini ia dapatkan berkat hasil kerja kerasnya dalam mengasah kemampuan mencetak gol sundulan sejak masih muda, dan ia merasa senang bisa disejajarkan dengan sosok Alan Shearer. 

"Itu adalah sebuah gol yang baik. Berawal dari sebuah umpan silang cantik dari Adam Lallana dan saya berhasil menyelesaikannya dengan sebuah sundulan," ujar Wijnaldum kepada BT Sport. 

"Seperti Alan Shearer? Dia membuat banyak sundulan, begitu juga halnya dengan saya. Orang tidak banyak yang berpikir saya bisa melakukannya karena saya tidak benar-benar tinggi. Tapi saya dilatih melakukan sundulan sejak saya masih muda," pungkasnya.


Momentum saat Georginio Wijnaldum mencetak gol sundulan ke gawang Man City.

Shearer dan Wijnaldum merupakan dua sosok yang pernah melejit bersama Newcastle United. Shearer bertahan untuk setia bersama The Magpies selama satu dekade dan melegenda sejak 1996 hingga 2006. 

Sementara Wijnaldum hanya bertahan selama satu musim bersama Newcastle pada 2015 hingga 2016. Ia kemudian memilih untuk pindah dan bergabung bersama Liverpool pada awal musim 2016.