Perpanjangan kontrak Philippe Coutinho tentunya sangat membahagiakan para penggemar Liverpool. Pasalnya sang magician merupakan pemain inti dan memiliki peran vital dalam skema yang sedang dibangun oleh pelatih Jurgen Klopp.
Kontribusinya dalam mencetak gol dan memberikan umpan-umpan cemerlang, dirasa pantas untuk diganjar gaji 150 ribu poundsterling (sekitar Rp2,5 miliar) per pekan. Namun, bertambah panjangnya masa bakti Coutinho di Anfield Stadium tak lantas membuat para Kopites bernyaman hati.

Coutinho saat melakukan perpanjangan kontrak dengan Liverpool.
Pasalnya, apa yang dilakukan Coutinho mirip dengan apa yang dilakukan oleh Suarez pada bursa transfer musim dingin 2013 lalu. Saat itu, Suarez yang tengah dirumorkan akan ke Barcelona, menandatangani perpanjangan kontrak dengan Liverpool hingga 2018.
Hasilnya? Suarez pindah ke Camp Nou dengan biaya 81,7 juta euro (sekitar Rp1,17 triliun) pada Juli 2014, sekitar 7 bulan setelah perpanjangan kontraknya dengan Liverpool.
Suarez saat diperkenalkan di Camp Nou.
Melihat hal itu, Carragher yang merupakan legenda The Reds ikut berkomentar. Menurutnya, pamor Liverpool tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan Barcelona ataupun Real Madrid.
“Bila Real Madrid atau Barcelona datang menghampiri pemain, maka 99 persen mereka akan pergi,” ucapnya dikutip dalam SkySports.
“Kejadian seperti itu (pergi tak lama setelah perpanjang kontrak) bukan hal baru lagi di Liverpool. Namun saat ini, Coutinho sedang dalam keadaan yang bahagia. Dia senang, maka dia perpanjang kontrak di Liverpool,” tutupnya.