Gelandang serang yang dipinjam dari klub Liga Primer Inggris, Everton ini rencananya akan ditugaskan sebagai false 9 dalam formasi yang nantinya akan diterapkan oleh pelatihnya di Milan tersebut.
Tidak sampai satu hari, pemain alumni akademi La Masia dari Barcelona ini pun memberikan tanggapannya atas tugas yang diberikan. Ia mengaku, jika dirinya tidak mempermasalahkan dengan beban yang diberikan kepadanya itu.

Vincenzo Montella, pelatih AC Milan.
Sebaliknya, pemain yang mengenakan nomor 7, sebuah angka keramat di Milan ini justru merasa senang. Karena ia menilai tugas tersebut justru sesuai dengan gaya bermainnya.
“Ini adalah tugas yang saya suka, saya itu cepat dan suka bermain ke belakangan membantu bek. Tapi, tolong jangan bandingkan saya dengan Dries Mertens (gelandang serang Napoli), dia adalah pemain yang berbeda dari yang lain,” imbuhnya kepada Mediaset Premium.

Gerard Deulofeu, tidak keberatan dirinya diterapkan sebagai false 9.
“Semua orang bisa berkembang, bahkan pemain terbaik di dunia sekalipun, jadi pastinya saya juga bisa. Saya percaya, saya akan memberikan kenangan di sini, saya memilih Milan karena klub ini besar dan saya rasa saya bisa bermain dengan disiplin,” tambahnya.
Sekadar tambahan informasi, pemain yang ditugaskan sebagai false 9 adalah biasanya pemain tersebut bukan berposisi sebagai striker murni.
Pelatih yang menerapkan formasi juga nantinya tidak memainkan striker dan mengandalkan pemain yang di posisi ke-9 untuk maju ke depan melakukan penyerangan, termasuk mencetak gol.
Taktik seperti ini pernah digunakan oleh Tim Nasional (Timnas) Spanyol dan Timnas Jerman.