Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp merasa pihaknya pantas mendapat kritikan atas kekalahan dari juara Liga Primer Inggris musim 2016/17, Leicester City dengan skor 1-3. Menurutnya, Permainan yang ditunjukkan anak asuhnya terbilang buruk dan tidak mampu menghentikan ancaman-ancaman dari kubu tuan rumah.
"Sulit mengungkapkan kata-kata ketika mengalami kekalahan. Leicester tidak bermain terlalu agresif malam ini (waktu setempat), namun kami yang tidak memiliki persiapan fisik lebih baik. Mereka mempersiapkan diri dengan baik, dan kami terlalu sering membuang-buang peluang," ujar pelatih berusia 49 tahun itu.
Jurgen Klopp tertunduk lesu melihat performa tidak konsisten Liverpool."Gol pertama menjadi hal yang paling sulit diterima, karena mereka mendapatkan momentum setelahnya. Awal yang buruk, lini tengah, dan belakang juga bermain dengan buruk. Ini merupakan malam yang sangat emosional, namun kami harus menunjukkan apa yang bisa kita perjuangkan saat ini," tambahnya lagi.
Pada laga tersebut, Liverpool harus luluh lantak oleh gol yang diciptakan oleh Jamie Vardy (28' dan 60') dan Danny Drinkwater (39'). Liverpool hanya mampu mencetak satu gol melalui pemain bintangnya, Philippe Coutinho di menit ke-68.
Inkonsistensi menjadi masalah utama anak asuh pelatih asal Jerman tersebut. Menurutnya, Liverpool mampu berbicara lebih banyak melawan The Foxes. Namun, Roberto Firmino dan kawan-kawan membiarkan Leicester menemukan kembali permainan mereka.
Philippe Coutinho menjadi satu-satunya pencetak gol Liverpool dalam kekalahan 1-3 atas Leicester City."Kami tahu bagaimana Leicester akan bermain, yaitu kembali ke akarnya. Kami bisa memberikan hasil yang lebih baik, namun kami membiarkan mereka berkembang. Kami sudah sepantasnya mendapatkan kritikan karena tidak konsisten. Jika Anda sudah bermain bagus namun tetap kalah, itulah sepakbola," pungkasnya seperti dikutip dari Sportsmole.
Kekalahan Liverpool atas Leicester City semakin memupus harapan The Reds untuk berlaga di Liga Champions. Pasalnya, kini Liverpool tengah berada di posisi 5 klasemen sementara dengan 49 poin.
Posisi tersebut masih bisa anjlok karena Manchester United yang berada di bawah Liverpool telah mengumpulkan 48 poin dengan menyisakan 1 pertandingan lebih sedikit.