Dari kasus doping hingga terlambat datang latihan, membuat pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini harus puas dipinjamkan Klopp ke Crystal Palace.
Memasuki penghujung musim 2016/17 ini, Sakho mengatakan jika dirinya akan sangat senang jika bisa kembali mengenakan seragam Liverpool pada musim depan, terutama jika sang pelatih, Jurgen Klopp mau menyambutnya kembali.
“Saya masih punya ikatan kontrak selama tiga tahun lagi, jika saya bisa menggunakan jersey Liverpool lagi, pastinya saya akan sangat senang,” imbuh Sakho kepada Telefoot.
Bek tengah Crystal Palace yang dipinjam dari Liverpool, Mamadou Sakho (kanan).Lebih lanjut, meski berharap dapat kembali ke Anfield, Sakho juga mengaku pasrah akan kehidupan persepakbolaannya di Liverpool dan menyerahkannya ke Jurgen Klopp.
“Banyak situasi yang terjadi, saya terlambat datang latihan, saya membayar denda sampai saya tidak tahu apa lagi yang harus saya lakukan, terserah si pelatih saja. Dia yang membuat keputusan dan saya hanya bisa menerimanya, kita lihat saja apa yang terjadi nanti, mungkin masa depan saya ada di tempat lain,” tambahnya.
Mamadou Sakho, saat masih membela Liverpool.Pemain berusia 27 tahun ini didatangkan Liverpool dari Paris Saint-Germain (PSG) di musim 2013/14. Sayangnya, bersama The Reds, Sakho kerap cedera meski dalam sejumlah pertandingan ia mampu tampil impresif.
Pada pertengahan musim 2015/16 kemarin, mulailah kasus doping menghampiri Sakho sehingga ia mulai terasingkan di Liverpool. Termasuk di musim 2016/17 ini, Klopp tidak ingin menggunakan jasanya hingga meminjamkannya ke Crystal Palace di bulan Januari 2017 kemarin.