Manajemen Sriwijaya FC kembali memanggil tiga kelompok suporter tim Laskar Wong Kito, yakni Singa Mania, Sriwijaya Mania (S-Man) Sumsel, dan Ultras Palembang, untuk mengajak ketiganya menciptakan suasana kondusif saat tim kesayangannya memainkan laga kandang di Gojek Traveloka Liga 1. Pertemuan sekaligus ajakan tersebut kemudian dituangkan dalam ikatan janji.
"Kita ingin mereka kembali berjanji disaksikan pihak kepolisian dan manajemen. Agar kondisi Kota Palembang kondusif. Terlebih lagi kita tengah disorot dunia internasional (tuan rumah Asian Games 2018). Tunjukkan kota kita aman dan tentram saat menjadi tuan rumah atau penyelenggara (Liga 1)," kata Komisaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) , Muddai Madang.
"Senang dan bersukacitalah setiap laga kandang Sriwijaya FC, jangan berkelahi. Karena kalian dibutuhkan oleh tim, untuk apa berkelahi, karena kita mendukung satu tim yang sama," tambahnya.
Para pemain Sriwijaya FC saat menjalani sesi latihan jelang laga lawatan melawan Semen Padang.Sementara itu, tiga kelompok suporter Sriwijaya FC mengaku sudah lama berkeinginan menjaga suasana kondusif saat tim kesayangannya berlaga di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.
"Kita setuju dan sepakat apabila ada yang bentrok di lapangan akan kami serahkan kepada polisi. Walaupun itu dari kelompok kami," ujar ketua harian S-MAN, Aang.
Seperti diketahui, ketiga kelompok Sriwijaya FC kerap menimbulkan percikan permusuhan di antara ketiganya. Di sisi lain, Sriwijaya FC sendiri akan memulai laga kandang pertamanya di Liga 1 saat menghadapi Borneo FC pada tanggal 22 April 2017.