PS TNI memang sukses merangsek ke posisi dua klasemen sementara Gojek Traveloka Liga 1. Skuat The Army mengoleksi 15 poin dari delapan laga, namun mengoleksi banyak kartu kuning.
Pasukan Ivan Kolev hanya kalah selisih satu poin dari PSM Makassar yang kukuh di puncak klasemen dengan torehan 16 poin. Tapi torehan manis PS TNI sedikit ternoda.
PS TNI saat ini juga mendapat predikat dengan tim pengoleksi kartu kuning terbanyak. Hampir setiap laga Abduh Lestaluhu menerima lebih dari tiga kartu kuning. Dalam laga terakhir mereka menjamu Persela Lamongan, wasit Rihendra Purba memberikan eman kartu kuning.
Setidaknya kini total 29 kartu kuning dan 1 kartu merah langsung. Tentu ini menjadi rekor tersendiri.
Selain itu, hal ini sejatinya dapat merugikan PS TNI. Sebab mereka akan selalu dijatuhi hukuman denda oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Setidaknya hingga saat ini manajemen PS TNI harus membayar denda sebesar 68 juta rupiah hanya untuk kartu kuning.
Ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan PS TNI dengan mudah mendapat kartu kuning. Dari beberapa pernyataan, INDOSPORT mencoba merangkum beberapa alasan tersebut.