Segelintir pendukung Persib Bandung tampak melemparkan botol ke arah pemain PSM Makassar, saat kedua tim bertemu di lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 pekan ke-12 pada Rabu (05/07/17) kemarin. Terkait aksi provokatif bek PSM, Hamka Hamzah yang mengacungkan jari tengah kepada penonton yaang disebut-sebut memicu kemarahan Bobotoh juga akan turut diselediki.
Untuk seorang yang "mereka" anggap senior. bicara attitude, umurmu belum sampai kesitu bang @hamkahamzah23 ! 👋👋 pic.twitter.com/gu1UE1g3t7
— Viking Cybertroops (@vikingcyber) 6 Juli 2017
Ihwal aksi oknum penggemar setia Persib Bandung disebut-sebut karena aksi provokatif bek PSM, Hamka Hamzah. Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin, menyebut pihaknya masih menunggu laporan resmi mengenai detil insiden pelemparan botol plastik yang dilakukan para Bobotoh kepada para pemain PSM.
|
Baca Juga: |
|---|
"Kita masih menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan, setelah itu Komdis baru akan mengadakan sidang," ujar Asep Edwin melalui pesan singkat kepada INDOSPORT, Kamis (06/07/17).
Respon dari tribun GBLA atas aksi Hamka Hamzah tsb. pic.twitter.com/XnlahjhBow
— INDOSUPPORTER (@indosupporter) 6 Juli 2017
Terlepas dari insiden pelemparan botol, Persib sebelumnya juga mendapat hukuman dari Komdis PSSI akibat oknum suporternya yang masuk lapangan saat laga melawan Bhayangkara pada 4 Juni 2017 lalu. Komdis menghukum Bobotoh dengan laranangan menggunakan atribut saat menyaksikan tim kesayangan mereka bertanding menghadapi PSM Makassar.
Jika nanti panitia pertandingan membawa bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan Bobotoh karena melempari pemain lawan dengan batu, maka tak menutup kemungkinan Komdis akan kembali menjatuhkan sanksi. Tak cuma Bobotoh, Hamka Hamzah yang melakukan aksi provokatif dengan mengancungkan jari tengah dan lambang Jakmania (suporter setia Persija yang notabene musuh bebuyutan Bobotoh), juga masih emnanti hasil laporan panitia pertandingan dan sidang Komdis untuk memutuskan dirinya bersalah atau tidak.