Liga 1

Perkarakan Wasit, Gede Widiade: Itu Koreksi Buat Kemajuan Sepakbola Indonesia

Jumat, 7 Juli 2017 21:01 WIB
Editor: Rendy Gusti
© Sidomi
Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade. Copyright: © Sidomi
Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade.

Persija Jakarta secara resmi telah melaporkan wasit Handri Kristanto ke PSSI, setelah tim berjuluk Macan Kemayoran itu merasa dirugikan saat ditahan imbang 1-1 oleh Persegres Gresik United di Stadion Petrokimia, pada Selasa, (04/07/17) lalu. Wasit Handri dianggap banyak mengeluarkan keputusan tak masuk akal yang menguntungkan pihak tuan rumah.

Surat pelaporan itu ditandatangani oleh manajemen Persija yang diwakili Asisten Manajer, Ardhi Tjahjoko dan juga disetujui oleh pelatih kepala, Stefano Cugurra Teco. Keputusan itu rupanya juga telah diketahui oleh Direktur Utama Persija, Gede Widiade.

© Muhammad Adiyaksa/INDOSPORT
Gede Widiade direktur Persija Jakarta. Copyright: Muhammad Adiyaksa/INDOSPORTGede Widiade direktur Persija Jakarta.

Pria berkacamata itu menilai upaya pelaporan tersebut bukan sebagai bentuk kekecewaan Persija. Namun, lebih jauh hal itu menjadi kritikan yang berguna untuk membangun sepakbola nasional ke arah yang lebih baik. Meski demikian, Gede Widiade menjelaskan kalau pelaporan itu murni pilihan pelatih dan bukan dari dirinya.

© Herry Ibrahim/Indosport
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco. Copyright: Herry Ibrahim/IndosportPelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco.

"Kemarin Teco saya lihat marah sama pemain sampai satu jam karena hasilnya tidak bagus. Kalau komplain pada PT Liga (LIB), itu pemain yang minta karena hasil kemarin. Saya tidak melihat itu (tindakan wasit vs Gresik) sebagai kerugian karena sudah terjadi mau apalagi," ujar Gede Widiade.

"Komplain yang terjadi kita serahkan saja. Komplain itu dalam rangka koreksi pembangunan dan positif biar mereka berubah, karena kan bisa saja saat itu mereka lelah dan kurang konsentrasi," sambungnya.

Baca Juga

Jika protes Persija diperhitungkan, maka wasit Handri Kristanto bisa saja terkena sanksi berikutnya. Pasalnya ia baru saja kembali bertugas setelah dirumahkan selama satu bulan.

Hal itu terjadi karena sang pengadil lapangan tidak memberi kartu merah kepada pemain PS TNI, Manahati Lestusen yang jelas-jelas mencekik gelandang PSM, Marc Klok saat kedua tim bertemu beberapa waktu lalu. Wasit Handri juga tidak ada memberikan peringatan kala bek PS TNI, Facundo Talin yang memegang bola dengan sengaja.

356