3 Peran Besar Suporter Klub Eropa di Musim Depan
Para suporter klub pun juga dapat membawa klub yang bersangkutan untuk lebih peduli dengan isu-isu sosial, seperti isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Hal ini diperlihatkan oleh beberapa pendukung klub yang berbasis di Inggris.
Berawal dari rasa ketidaknyamanan para LGBT di tribun penonton, para kaum LGBT itu pun membuat sebuah jaringan suporter khusus. Hingga pada akhirnya muncul-lah tiga kelompok suporter LGBT pertama, yaitu Gay Goonners (Arsenal), Proud Canaries (Norwich City), dan Canal Street Blues(Manchester City).
Gay? Lesbian? Bi? Trans? Into Arsenal? Us too. Join us for socials & tickets. http://t.co/aU0snCdify pic.twitter.com/Mkf58IXKbw
— Arsenal's LGBT fans (@gaygooners) July 16, 2015
Arsenal yang menjadi pionir dalam mendukung grup suporter LGBT ini, pun akhirnya meresmikan Gay Gooners sebagai salah satu grup suporter yang terafiliasi dengan klub di tahun 2013. Peresmian tersebut tak lepas dari rasa sosial yang ditanamkan oleh para suporter kepada klub yang mereka cintai.
Semenjak itu, terdapat Sembilan kelompok suporter LGBT yang terafiliasi resmi oleh klub yang bersangkutan, yakni GayGooners (Arsenal), LFC-LGBT (Liverpool), Canal Street Blues (Man City), Rainbow Toffees (Everton), Proud Canaries (Norwich City), Pride of Irons (West Ham), dan Proud and Palace (Crystal Palace).