Milla Pun Setuju Fondasi Sepakbola Indonesia Harus Dibangun Sejak Dini

Rabu, 30 Agustus 2017 06:22 WIB
Penulis: Muhammad Adiyaksa | Editor: Rizky Pratama Putra
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Luis Milla dan skuat Timnas Indonesia U22. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Luis Milla dan skuat Timnas Indonesia U22.

Pasca Tim Nasional (Timnas) Indonesia gagal merebut medali emas SEA Games 2017 Malaysia, pelatih Luis Milla Aspas menuangkan unek-uneknya. Menurut arsitek asal Spanyol itu, perlu ada pembenahan total dalam mengelola sepakbola nasional. 

Tim berjuluk Garuda Muda itu membawa pulang medali perunggu ke Tanah Air. Pada partai perebutan tempat ketiga, Timnas U-22 mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1, Selasa (29/08/17).

© twitter@pssi__fai
Skuat Timnas U-22. Copyright: twitter@pssi__faiSkuat Timnas U-22.

Terakhir kali, Timnas Indonesia merengkuh medali emas SEA Games pada 1991 lampau. Puasa menjadi yang terbaik se-Asia Tenggara masih berlanjut.

“26 tahun tidak pernah merebut medali emas dan kali ini gagal kembali. Menurut saya kita butuh analisis yang panjang, ada yang perlu perbaiki dulu. Kita harus perbaiki dahulu dasar dari sepakbola. Pertama kompetisi untuk anak-anak bermain,” ungkap Milla.

“Adanya tempat anak bermain jadi infrastruktur yang bagus saat anak-anak bisa bermain. Dua  perkerjaan ini membutuhkan waktu dan kita butuh rencana untuk membawa perbaikan. Ditambah lagi kurikulum agar ide cara Timnas bermain bisa di aplikasikan kepada anak-anak usia muda,” sarannya.

© Twitter@seputartimnas
Evan Dimas dan Luis Milla Copyright: Twitter@seputartimnasEvan Dimas dan Luis Milla.

Keinginan Milla sesaat setelah hajatan SEA Games 2017 berakhir adalah move on dari hasil yang dicapai. Hasrat meraih medali emas memang kandas. Tapi setidaknya, lanjut Milla, Garuda Muda pulang tidak dengan tangan hampa.

“Dibanding membahas hasil buruk yang sudah berlalu, kami lebih baik memberikan kebahagiaan bahwa tim saya bermain baik dan kami menang. Kami melakukan analisis di pertandingan apa yang bagus apa yang kurang. Tujuan kemarin untuk bisa mendapat medali emas. Tapi kami terhenti oleh Malaysia,” pungkas Milla.

Meski demikian, Milla menyebut bahwa para pemain Timnas U-22 memiliki potensi baik di kemudian hari. Hal ini disampaikannya usai Evan Dimas dkk menghajar Myanmar.
 

5.8K