Angel Alfredo Vera menjelma menjadi salah satu pelatih terbaik di persepakbolaan Indonesia. Hal itu terjadi ketika dirinya mampu mengembalikan Persebaya Surabaya ke kasta teratas sepakbola Tanah Air musim depan.
Anak asuh Vera berhasil menumbangkan PSMS Medan dengan cukup dramatis. Meski sempat tertinggal, namun tim berjuluk Bajul Ijo tersebut berhasil keluar sebagai juara di Liga 2 tahun ini.
Hebatnya, Vera merupakan pelatih pengganti di pertengahan kompetisi. Dirinya menggantikan sosok Iwan Setiawan, yang terkenal dengan sikap kontroversialnya. Kala itu, Iwan didesak untuk mundur dari jabatannya oleh para suporter fanatik Persebaya, Bonek.
Hal itu terjadi ketika mantan pelatih Persikabo tersebut mengacungkan jari tengah dikerumunan Bonek. Bahkan, dirinya juga sempat menantang berkelahi beberapa Bonek yang ada di dekatnya saat itu.
Singkat cerita, Vera pun langsung ditunjuk sebagai pelatih kepala Persebaya. Tugas Vera saat itu memang sangat berat, mengingat dirinya harus menakhodai klub dengan sejarah besar di sepakbola Indonesia.
Sebagai pelatih pengganti, bukan hal yang mudah untuk menjadi juara. Namun dirinya berhasil membuktikan kualitasnya lewat sentuhan magisnya dan membuat Persebaya menjadi yang terkuat di Liga 2 2017.
Persebaya Juara Liga 2.Pada tahun lalu, cerita yang sama lebih dulu hadir di perjalanan karier Vera. Saat itu dirinya secara mengejutkan terpilih sebagai pelatih Persipura Jayapura. Mantan pelatih Persegres United ini ditunjuk sebagai pengganti Jafri Sastra setelah kompetisi sudah berjalan.
Pemilihan ini tentu membuat Vera terkejut, mengingat dirinya tak memiliki prestasi dan rekam jejak yang bagus sebagai pelatih. Bahkan, beberapa pihak mengatakan ditunjuknya Vera sebagai pelatih kepala adalah tindakan yang keliru.
Alfredi Vera saat menukangi Persipura Jayapura.Tapi Vera menjawab semua ketidakpecayaan publik yang menimpanya. Dirinya berhasil mengembalikan taji tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut. Dengan perlahan, Vera mencuri kemengan demi kemenangan dan membuat Persipura keluar sebagai juara Torabika Soccer Championsip 2016.
Sayang, kinerja bagusyang diperlihatkan Vera tersebut tak membuat dirinya kembali dipertahankan Persipura. Vera pun dibebastugaskan jelang kick-off Liga 1 2017 karena tidak menemukan kata sepakat terkait kontraknya.
Dengan rekam jejak yang kini dimiliki pelatih asal Argentina tersebut, Persebaya bukan tidak mungkin akan menjadi klub mengerikan di Liga 1 2018 mendatang. Bahkan, Bajul Ijo pun bisa menjadi kandidat juara jika mereka melakukan perekrutan pemain yang tepat.