Pelatih yang kerap disapa RD ini melihat, saat ini Manuchekhr Dzalilov asal Tajikistan itu masih terus beradaptasi dengan cuaca. Dia masih terus membiasasakan diri bermain dengan cuaca 30-33 derajat, berbeda dengan negaranya yang hanya berkisar 6 derajat saja.
Pemain berusia 27 tahun itu pun masih menyesuaikan diri dengan permainan SFC. Dia baru bergabung sehingga masih dalam proses mengenal gaya permainan rekan-rekan barunya.
- Dihubungi Persib, Gak Pakai Basa Basi Ronggo Langsung Pamit Ke Manajemen Sriwijaya FC
- Suporter Sriwijaya FC: Mendingan Gonzales Daripada Dzumafo
- Bukan Cuma Soal Subsidi, Ini Sederet Alasan Sriwijaya FC Ragu Ikut Piala Presiden 2018
- Resmi ke Sriwijaya FC, Batang Hidung Makan Konate Belum Terlihat di Palembang
“Biasanya kalau dari pengalaman melatih pemain Eropa, nanti ada fase turun empat minggu pertama, tapi kemudian naik dan ketemu performa terbaiknya,” ucap RD, Selasa (26/12/2017).
Dia pun memperkirakan hal yang sama bakal terjadi pada striker terbaik AFC 2017 milik SFC ini. Pemain yang kerap disapa Manu ini dipercaya baru akan menemukan performa terbaiknya satu bulan setelah bergabung.
Oleh karena itulah, RD cukup yakin Manu bakal siap jika Liga 1 benar-benar bergulir Februari nanti. Itu karena, Manu sudah bersama SFC selama hampir dua bulan.