Liga Inggris

Pertaruhan Chelsea pada Alvaro Morata yang Terlalu Berisiko

Sabtu, 10 Februari 2018 15:30 WIB
Editor: Gerry Crisandy
© AP
Alvaro Morata, penyerang Chelsea Copyright: © AP
Alvaro Morata, penyerang Chelsea

Salah satu faktor yang mempengaruhi rentetan hasil buruk Chelsea di beberapa pertandingan terakhir; kekalahan 3-0 melawan Bournemouth dan 4-1 melawan Watford, adalah tidak adanya sosok penyerang tengah di tim Chelsea.

Pelatih Antonio Conte terpaksa menggunakan false nine dengan Eden Hazard dibebani tugas untuk memimpin barisan depan Chelsea.

Conte jelas tidak memercayai Michy Batshuayi, yang mencetak dua gol di pertandingan debutnya bersama Borussia Dortmund sebagai pemain pinjaman, untuk menjadi penyerang utama Chelsea. Olivier Giroud, di lain pihak, masih dianggap belum seratus persen siap untuk dimainkan sejak menit awal menurut Conte. Sementara, Alvaro Morata, belum juga kembali siap untuk diturunkan ke atas lapangan.

Morata didatangkan dari Real Madrid dengan biaya awal 58 juta pound sterling, rekor pembelian Chelsea, untuk menjadi penyerang utama yang dapat diandalkan oleh tim asal London ini untuk beberapa tahun ke depan. Nyatanya, Morata telah absen dari skuat sejak kartu merah yang diterimanya di babak tambahan di pertandingan ulangan Piala FA melawan Norwich City, pertengahan Januari lalu.

Cedera punggung menjadi alasan yang diberikan terkait absennya mantan penyerang Juventus ini. Kemudian muncul kabar meninggalnya sahabat dekat Morata karena kecelakaan lalu lintas yang memukul mental penyerang tersebut.

© Indosport
Alvaro Morata saat membela Juventus. Copyright: IndosportAlvaro Morata saat membela Juventus.

Banyak yang meragukan kemampuan Morata untuk menjadi penyerang utama untuk dimainkan dari pekan ke pekan saat pertama kali ia diboyong ke Stamford Bridge; keraguan tersebut kini mulai tidak mengada-ada. 

Ini adalah musim pertama Morata bermain sebagai pemain inti reguler. Di Juventus dan Real Madrid, Morata lebih sering dijadikan sebagai pemain cadangan, meskipun ia tetap mampu memberikan dampak dari bangku cadangan. 

© Grafis:Eli Suhaeli/INDOSPORT
Pemain dengan peluang besar yang gagal dimaanfatkan menjadi gol terbanyak di Liga Primer (10/02/18) Copyright: Grafis:Eli Suhaeli/INDOSPORTPemain dengan peluang besar yang gagal dimaanfatkan menjadi gol terbanyak di Liga Primer (10/02/18)

Kerapuhan mental Morata mulai tampak setelah dalam beberapa pertandingan terakhirnya, ia gagal mencetak gol dan bahkan gagal memanfaatkan peluang-peluang besar.

Seorang penyerang elite seharusnya tidak terganggu dengan peluang-peluang yang ia lewatkan, sebab ia tahu akan selalu ada peluang berikutnya yang siap diselesaikan.

© INDOSPORT
Pelatih Chelsea, Antonio Conte Copyright: INDOSPORTPelatih Chelsea, Antonio Conte

Conte sempat mengakui bahwa Chelsea kehilangan sosok Morata. "Pemain seperti Morata, bagi kami, sangat penting dan telah menghilang untuk periode yang lama. Saya tidak tahu sampai kapan ia akan absen," ujar pelatih Italia tersebut.

"Kami kesulitan untuk mencari solusi untuk rasa sakit di punggungnya. Jika anda bertanya apakah ia membutuhkan satu hari, satu bulan atau hingga akhir musim, saya tidak tahu. Untuk alasan ini, saya sedikit khawatir. Anda tahu dengan baik pentingnya pemain ini," tambahnya.

© Ofisial Chelsea
Olivier Giroud resmi berseragam Chelsea. Copyright: Ofisial ChelseaOlivier Giroud resmi berseragam Chelsea.

Giroud mungkin akan siap diturunkan di pertandingan melawan West Bromwich Albion, pada Selasa (13/02/18), tapi Chelsea tidak dapat bertumpu pada satu penyerang hingga akhir musim. Chelsea memainkan pertaruhan besar dengan melepas Batshuayi di saat Morata masih dalam masa pemulihan dan permainan ini berisiko memaksa Chelsea, untuk kedua kalinya dalam tiga musim, tidak berpartisipasi di Liga Champions Eropa.

Masih muda dan menunjukkan potensi besar di awal karinya bersama The Blues, Morata masih merupakan salah satu prospek jangka panjang yang baik bagi Chelsea. Tapi meletakkan beban sebagai seorang penyerang utama yang dapat diandalkan setiap pekannya, sepertinya, masih terlalu dini bagi Morata.