Perdana Menteri Inggris, Theresa May, dikatakan terlalu gugup untuk menyaksikan saat-saat terakhir kemenangan tim sepakbola Inggris atas Kolombia dalam adu penalti Piala Dunia 2018 pada hari Rabu (04/07/18) dini hari WIB.
Inggris berhasil maju ke perempatfinal Piala Dunia 2018 di Rusia berkat kemenangan adu penalti pertama mereka dalam kompetisi tersebut.
Capaian ini juga mengakhiri perjalanan panjang dalam sejarah Piala Dunia dan membuat warga Inggris merayakannya secara massal.
Tonton Video Dokter Sport: Resep Jitu Orang Indonesia Main di Liga Inggris
May, yang biasanya kerap mengurusi kaum minoritas dalam negosiasi paling rumit di negara itu sejak berakhirnya Perang Dunia II dan memisahkan diri dari Uni Eropa, dikatakan oleh juru bicaranya mengaku merasa tegang di Otkrytiye Arena selama 120 menit.
Bahkan, May mengatakan bahwa ketegangan di Stadion Spartak Moskow melebihi dari ketegangan yang pernah ia rasakan sebelumnya saat adu pendapat soal kaum minoritas.
“Dia benar-benar mengatakan sebelumnya bahwa dia berjuang untuk menonton penalti, karena saat itulah waktu yang menegangkan,” kata juru bicara May kepada wartawan dilansir Reuters.
Harry Kane sukses mencetak gol lewat titik putih saat Kolombia vs Inggris di Piala Dunia 2018.Dalam acara parlemen sebelumnya, May juga menggambarkan kemenangan Inggris itu sebagai sebuah ‘momen yang sangat langka dan disambut dengan baik’ serta tak lupa memberi selamat kepada tim besutan Gareth Southgate itu.
Inggris mengakhiri pertandingan melawan tim Amerika Selatan itu dengan skor imbang 1-1. Adu penalti akhirnya diputuskan dengan kiper Jordan Pickford melakukan penyelamatan menakjubkan dari Carlos Bacca sebelum Eric Dier membukukan kemenangan Three Lions dengan skor 4-3 dan lolos ke 8 besar.
Berikut Jadwal Lengkap Piala Dunia 2018 Babak 8 Besar:
Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA