Bola Internasional

Piala Dunia 2018: Ivankovic Peringatkan Kroasia Tentang Rusia yang 'Berbahaya'

Jumat, 6 Juli 2018 22:40 WIB
Penulis: Rafi'a Ali Akbar | Editor: Yohanes Ishak
© Getty Images
Luka Modric merayakan keberhasilan Kroasia yang lolos ke 8 besar Piala Dunia 2018. Copyright: © Getty Images
Luka Modric merayakan keberhasilan Kroasia yang lolos ke 8 besar Piala Dunia 2018.

Mantan asisten pelatih Kroasia, Branko Ivankovic memperingatkan Luka Modric dkk betapa berbahayanya tim tuan rumah Piala Dunia 2018 menjelang pertandingan perempatfinal melawan Rusia.

Pasukan Zlatko Dalic menghadapi Rusia di delapan besar di Sochi pada Sabtu besok, mereka optimis bisa mencapai semifinal di turnamen untuk pertama kalinya sejak 1998.

Saat itu, perjalanan luar biasa Kroasia diakhiri oleh tuan rumah Prancis, yang kemudian memenangkan Piala Dunia, sementara orang-orang Miroslav Blazevic harus berada di peringkat ketiga.

Tonton Video Dokter Sport: Resep Jitu Orang Indonesia Main di Liga Inggris

Pada tahun 1998, Kroasia menyingkirkan Rumania di babak 16 besar, sementara mereka melakukan hal yang sama terhadap Denmark pada hari Minggu lalu.

Ivankovic, asisten pelatih pada dua dekade lalu, melihat kesamaan antara pertandingan itu dan dia tahu apa yang akan dilakukan negara tuan rumah di Piala Dunia.

"Ini (menang atas Denmark) benar-benar permainan yang mirip dalam banyak aspek. Itu sangat tegang untuk menonton dan bermain," katanya kepada Omnisport.

"Saat itu, kami memiliki Jerman sebagai lawan kami di perempatfinal yang berada di puncak dunia pada saat itu dan sekarang kami memiliki Rusia sebagai lawan.”

"Ini seharusnya menjadi pertandingan yang lebih mudah tetapi kami tidak pernah bisa yakin atau santai karena Rusia adalah tuan rumah dan selalu berbahaya bermain melawan tuan rumah." Jika Kroasia mengalahkan Rusia, tim Dalic akan menghadapi Inggris atau Swedia di semifinal.

Berikut Jadwal Lengkap Siaran Langsung babak perempatfinal Piala Dunia 2018:

Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA.