INDOSPORT.COM - Dalam kompetisi sepakbola Indonesia, Persipura untuk kali pertama gagal finis di 3 besar pada paruh musim.
Kegagalan Persipura menembus posisi tiga besar untuk pertama kalinya di papan klasemen paruh musim sejak 2009/2010, dinilai tak terlepas dari minimnya dukungan semua pihak atau sebuah 'rangsangan' yang menyentuh langsung pada performa tim.
Hal ini diungkapkan mantan pemain Persipura di era 90-an yang juga selaku pengamat sepak bola Papua, Fernando Fairyo, saat dihubungi INDOSPORT, Selasa (24/07/18).
Dijelaskan Nando, rangsangan yang dimaksud itu adalah dukungan langsung di Stadion Mandala ketika Persipura berlaga, dimana belakangan ini antusiasme kian menurun drastis.
Hal tersebut dinilai sangat jauh berbanding terbalik dengan suasana tahun lalu, yang tiap sudut tribunnya penuh sesak.
"Mudah-mudahan di sisa waktu ini bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Persipura agar bisa kembali ke penampilan terbaiknya. Tentu dengan dukungan langsung dari pecinta Persipura saat bermain di kandang," ujarnya.