INDOSPORT.com – Luke Shaw mengakui pernah menjadi korban body-shaming, di samping dirinya ingin membuktikan nilainya ke Jose Mourinho di musim 2018/19.
Bek Manchester United ini sedang dalam kondisi sangat baik secara fisik setelah mengikuti program pramusim pribadi di Dubai bulan ini, namun lebih dari itu semua, dirinya lebih menyukai fisiknya meskipun dinilai negatif terus menerus.
Shaw pun pernah diejek karena tubuhnya yang besar dan berat badan yang kurang proposional, namun dirinya mengatakan itu mendorongnya untuk berlatih lebih baik dan betah tinggal di Old Trafford.
Dalam wawancara terbuka di markas latihan United Los Angeles, pemain berusia 23 tahun itu berbicara mengenai kritikus yang telah mencapnya terlalu gemuk dan masa depannya
“Semua orang melihat saya seolah-olah saya orang yang berbeda,” begitu Shaw mengawali kisahnya dikutip ESPN.
“Orang-orang berpikir bagaimana saya tumbuh alami karena lebih tubuh besar. Orang bisa mengatakan saya gemuk tapi saya tahu tubuh saya sendiri. Ya tentu saja saya selalu terlihat besar karena saya dibentuk lebih besar,” tuturnya.
“Ya, saya kira Anda harus menerimanya karena selalu ada kritik yang negatif dan positif, tetapi saya rasa keduanya bisa membuat Anda lebih kuat.“
Bek kiri itu didatangkan dengan nilai rekor dunia sebesaar 27 juta poundsterling atau sebesar Rp511 miliar untuk ukuran pemain remaja berusia 18 tahun pada tahun 2014 dari Southampton.
Kontrak Shaw akan berakhir musim depan namun dirinya tidak terburu-buru untuk memperpanjang kontrak dan dirinya ingin membuktikan kepada Mourinho bahwa dirinya adalah pemain yang layak untuk Setan Merah.
“Saya tidak berpikir saya akan menandatangani kontrak saat ini. Karena saya ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa saya pantas mendapat kontrak.”
“Saya tidak ingin kontrak baru karena mungkin musim depan saya menjadi bebas transfer, jadi mungkin mereka (klub) mempertimbangkan untuk mengontrak saya. Saya ingin menandatangani kontrak karena saya pantas untuk itu dan di klub yang saya inginkan.”