Liga Indonesia

Forum Komunitas Suporter Indonesia: Aksi Suporter Arema Bukti PSSI Tak Konsisten

Minggu, 7 Oktober 2018 20:24 WIB
Editor:
© VIVA Lucky Aditya
Pemain Arema Indonesia dan Aremania melakukan perayaan HUT ke 31 di Stadion Gaja. Copyright: © VIVA Lucky Aditya
Pemain Arema Indonesia dan Aremania melakukan perayaan HUT ke 31 di Stadion Gaja.

INDOSPORT.COM - Ketua Forum Komunitas Suporter Indonesia, Richard Achmad Supriyanto, angkat bicara terkait aksi Aremania yang melakukan intimidasi di laga Arema melawan Persebaya. Bagi tidak ada konsisten dan komitmen untuk berdamai. 

Kejadian kurang patut kembali dilakukan oleh suporter bola Indonesia. Kali ini Aremania yang melakukan pelanggaran etika saat menjamu Persebaya. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang ini masih terdengar lagu rasis sepanjang laga. 

Tak sampai di situ di jeda babak pertama dua Aremania masuk ke dalam lapangan dan melakukan intimidasi kepada pemain Persebaya. Bahkan selepas laga semakin banyak Aremania yang merangsek ke dalam lapangan.

Insiden ini seakan mencoreng nokta perdamaian seluruh suporter Indonesia. Hal ini pun diutarakan oleh Ketua Forum Komunitas Suporter Indonesia, Richard Achmad.

"Tentunya menyayangkan kejadian ini dan tentunya komitmen teman teman suporter dan klub tidak konsisten," ucap Richard kepada INDOSPORT.

© emosijiwaku.com
Aremania ejek Kiper Persebaya Surabaya. Copyright: emosijiwaku.comAremania ejek Kiper Persebaya Surabaya.

"Aksi turun ke lapangan suporter sebelum dan sesudah pertandingan serta intimidasi sangat di sayangkan masih terjadi," tambahnya

Richard pun tak hanya menyoroti tindakan Arema. Richard menyebut semua stakeholder bertanggung jawab untuk mengantisipasi kerusuhan dalam dunia bola Indonesia.

Sementara dari poin yang dihasilkan bahwa laga harus dihentikan bila ada nyanyian rasis. Tapi hal itu tak dilakukan, padahal laga tersebut disaksikan oleh PSSI.

"Kemudian pengawas pertandingan tidak memberhentikan pertandingan padahal ada nyayian rasis di situ, dari hasil komitmen kita dengan PSSI bahwa kalau ada nyanyian rasis pertandingan diberhentikan," tambah mantan Ketua Umum Jakmania tersebut.

"Tapi kali ini semuanya melanggar. Baik dari PSSI, Panpel, klub  dan suporter," tutupnya.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT 

1