INDOSPORT.COM - Bintang sepak bola Real Madrid, Karim Benzema secara keras membantah tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam upaya penculikan dengan kekerasan terhadap mantan agennya, Leo D’Souza.
Hal tersebut menindaklanjuti langkah D'Souza yang telah mengajukan gugatan pada hari Senin 8 Oktober kemarin dan mengklaim ia telah menjadi korban percobaan penculikan.
Menurut laporan dari berita olahraga di Prancis, Mediapart, D'Souza dinyatakan mengklaim dirinya penculikan dilakukan di Paris pada Minggu 7 Oktober setelah Paris Saint-Germain menang 5-0 atas Lyon, di luar salah satu bar sisha.
Ia menceritakan, saat itu ia berada di luar bar, kemudian sebuah mobil hitam berhenti di sampingnya dan teman masa kecil Benzema terlihat dalam mobil dan memerintahkannya untuk masuk.
Geram dengan tudingan tersebut, Benzema pun meluapkan kekesalannya melalui akun Twitternya. Pesan tersebut ditulisnya dalam bahasa Prancis dan menuduh De Souza melakukan kebohongan.
« Un proche de Benzema touche le bras de De Souza, c’est un enlevement » « De Souza est roué de coups, il n’a aucun jour d’ITT » « De Souza dit que Benzema était dans le Van, thèse écartée par les enquêteurs » Ce monde est-il sérieux ? #FautArreter #Givemeabreak #CTrop pfff 🤮
— Karim Benzema (@Benzema) 18 Oktober 2018
“De Souza mengatakan Benzema berada di dalam van, hal yang sudah dibantah ole para penyelidik. Apakah dunia ini serius? #Ithastostop #Givemeabreak #toomuch ,” ungkap Benzema.
Karim Benzema saat ini tengah mempersiapkan diri untuk memperkuat klubnya, Real Madrid vs Levante untuk melanjuti La Liga Spanyol 2018/19 pekan ke-9 di Santiago Bernabeu.
Terus Ikuti Berita Sportainment Lainnya Hanya di INDOSPORT