INDOSPORT.COM - Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon mengatakan bahwa Julen Lopetegui tidak bisa disalahkan atas performa buruk Los Blancos.
Lopetegui memang menjadi kambing hitam setelah Real Madrid tak mampu menang dari lima laga terakhirnya di La Liga Spanyol.
Hasil teranyar, Real Madrid dipermalukan oleh rival abadi mereka, Barcelona dengan skor 5-1 di laga yang bertajuk El Clasico.
Hasil tersebut membuat Lopetegui dipecat oleh manajemen klub karena dinilai gagal mengoptimalkan skuat berbakat yang ada di tim.
Namun, hal itu berbeda dari pandangan mantan presiden Madrid. Menurut Calderon, bukan Lopetegui yang patut disalahkan, tapi presiden Madrid saat ini, Florentino Perez yang seharusnya bertanggung jawab atas performa buruk El Real.
Calderon mengatakan Perez sangat blunder ketika menginginkan Lopetegui untuk menggantikan Zinedine Zidane sebelum Piala Dunia 2018 Rusia digelar.
"Dia mendatangkannya hanya dua hari sebelum Piala Dunia dimulai, sehingga merusak Timnas Spanyol dan sekarang dia memecatnya. Jadi itulah masalahnya, saya pikir dia (Lopetegui) tidak boleh disalahkan," kata Calderon dikutip dari Four Four Two.
Tak hanya itu, Calderon juga mengkritisi kebijakan Perez yang menjual Cristiano Ronaldo ke Juventus pada transfer musim panas kemarin.
"Itu adalah masalah utama, mentransfer Cristiano pada bulan Juni telah menjadi kesalahan bersejarah dan kami harus membayar (kesalahan) untuk itu sekarang," tambahnya.
Calderon sendiri menjabat sebagai presiden klub dalam kurun waktu 2006 hingga 2009, kemudian Perez mengambil posisi presiden setelah itu.
Terus Ikuti Perkembangan Liga Spanyol dan Berita Sepak Bola Lainnya di INDOSPORT