Liga Indonesia

Kalah Dramatis dari Persiraja, PSS Sleman Akui Kecolongan

Kamis, 1 November 2018 22:10 WIB
Penulis: Prabowo | Editor:
© pss-sleman.co.id
Pemain PSS Sleman Melakukan Selebrasi Usai Membobol Gawang Semeru FC Copyright: © pss-sleman.co.id
Pemain PSS Sleman Melakukan Selebrasi Usai Membobol Gawang Semeru FC

INDOSPORT.COM - PSS Sleman harus pulang dengan tangan hampa dalam lawatan ke markas Persiraja Banda Aceh, dalam laga lanjutan 8 besar Liga 2 -kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia-.

Bertanding di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Kamis (1/11/18) sore, skuat Super Elang Jawa takluk 1-2 dari tuan rumah. 

PSS sempat unggul lebih dulu di babak pertama lewat Slamet Budiyono. Mantan pemain Sriwijaya FC itu mencetak gol lewat sundulan memaksimalkan umpan Aditya Putra Dewa. Namun Persiraja mampu bangkit di babak kedua.

Mereka membalikkan skor lewat Zamrony dan tendangan Andre Abubakar. Gol Andre cukup menyesakkan bagi tim tamu karena terjadi di tambahan waktu babak kedua. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengakui keunggulan tuan rumah. Menurutnya, kekalahan timnya tak lepas dari kecolongan akibat lengahnya konsentrasi di 15 menit terakhir pertandingan. 

"Kami kehilangan kosentrasi dan akhirnya terjadi dua gol lawan, termasuk di menit akhir pertandingan. Saya ucapkan selamat untuk Persiraja yang sudah meraih kemenangan," kata Seto dalam jumpa pers usai pertandingan. 

Mantan striker Timnas Indonesia itu menyebut, duel tersebut juga cukup berat bagi timnya. Sebab, para pemain membutuhkan beberapa waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan yang tidak rata. 

Akibatnya, PSS disebut Seto kesulitan dalam mengembangkan permainan di awal babak pertama. Beruntung, timnya mampu menguasai kondisi lapangan di pertengahan babak pertama sebelum akhirnya membuka skor. 

"Banyak catatan yang akan kami perbaiki sebelum pertandingan ketiga. Termasuk sektor sayap yang jadi titik serangan kami tidak berjalan di laga tadi," tegasnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Selain 2 penggawa asal Papua, Terens Puhiri & Yanto Basna. Para pemain yang berkiprah di luar negeri ini nyatanya juga tak dipanggil Bima Sakti untuk Piala AFF 2018. Pertama ada nama Ryuji Utomo yang sukses membawa RTT Rayong promosi ke Liga utama Thailand Lalu ada Andik Vermansah yang sudah malang melintang di persepakbolaan Malaysia dengan memperkuat Selangor FA & Kedah FA tentunya sangat menguntungkan jika Andik bisa dipanggil oleh Bima Sakti di Piala AFF kali ini. Selain Andik yang bermain di Malaysia, nama Achmad Jufriyanto juga luput dari pantauan coach Bima. Jupe diketahui saat ini memperkuat Kuala Lumpur FA. Selanjutnya ada striker klub Liga 2 Australia Western Knights SC. Yulius Mauloko yang baru saja menjadi top skor dengan torehan 11 gol. Sementara itu, di nomor lima ada striker blaster-an Indonesia-Belanda, Ezra Walian yang kini berkostum RKC Waalwijk, Ezra juga tak dilirik oleh Bima Sakti padahal Ezra merupakan predator andal asal ada bola-bola manja yang diarahkan padanya. Terakhir adalah striker klub Liga Super Malaysia Selangor FA, Ilham Udin Armaiyn. Seperti kita ketahui Ilham merupakan salah satu pemain yang bersinar di generasi Evan Dimas. #AFFCup208 #indosport

A post shared by INDOSPORT.com (@indosportdotcom) on

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.