INDOSPORT.COM - PSS Sleman harus pulang dengan tangan hampa dalam lawatan ke markas Persiraja Banda Aceh, dalam laga lanjutan 8 besar Liga 2 -kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia-.
Bertanding di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Kamis (1/11/18) sore, skuat Super Elang Jawa takluk 1-2 dari tuan rumah.
PSS sempat unggul lebih dulu di babak pertama lewat Slamet Budiyono. Mantan pemain Sriwijaya FC itu mencetak gol lewat sundulan memaksimalkan umpan Aditya Putra Dewa. Namun Persiraja mampu bangkit di babak kedua.
Mereka membalikkan skor lewat Zamrony dan tendangan Andre Abubakar. Gol Andre cukup menyesakkan bagi tim tamu karena terjadi di tambahan waktu babak kedua.
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengakui keunggulan tuan rumah. Menurutnya, kekalahan timnya tak lepas dari kecolongan akibat lengahnya konsentrasi di 15 menit terakhir pertandingan.
"Kami kehilangan kosentrasi dan akhirnya terjadi dua gol lawan, termasuk di menit akhir pertandingan. Saya ucapkan selamat untuk Persiraja yang sudah meraih kemenangan," kata Seto dalam jumpa pers usai pertandingan.
Mantan striker Timnas Indonesia itu menyebut, duel tersebut juga cukup berat bagi timnya. Sebab, para pemain membutuhkan beberapa waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan yang tidak rata.
Akibatnya, PSS disebut Seto kesulitan dalam mengembangkan permainan di awal babak pertama. Beruntung, timnya mampu menguasai kondisi lapangan di pertengahan babak pertama sebelum akhirnya membuka skor.
"Banyak catatan yang akan kami perbaiki sebelum pertandingan ketiga. Termasuk sektor sayap yang jadi titik serangan kami tidak berjalan di laga tadi," tegasnya.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.