INDOSPORT.COM – Timnas Indonesia telah resmi merilis 23 pemain yang berlaga di Piala AFF 2018 yang akan berlangsung pada 8 November hingga 15 Desember 2018 mendatang.
Jelang dimulainya turnamen, banyak pemain yang merasa dilema ketika dipaksa meninggalkan klub untuk memenuhi syarat demi tugas nasional, termasuk para pemain Liga 1 Indonesia.
Rasa dilema itu pun menjadi sorotan bagi media asing bernama The Thao Van Hoa. Media asal Vietnam itu mengungkapkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Indonesia selalu kesulitan untuk menjadi juara Piala AFF 2018.
Liga 1 yang merupakan kasta tertinggi Indonesia mulai bergulir pada 23 Maret dan perkirakan akan berakhir pada 9 Desember 2018, di mana Piala AFF 2018 mulai memasuki babak final.
Hal tersebut dianggap sebagai salah satu alasan kuat mengapa selama bertahun-tahun Indonesia belum memiliki pilihan terbaik untuk kompetisi sepak bola terbesar di Asia Tenggara.
Bahkan di beberapa titik, Indonesia hanya bisa memanggil dua pemain dari masing-masing tim untuk memastikan kompetisi liga. Dua pemain andalan Tim Garuda, Stefano Lilipaly dan Zulfiandi mengatakan bahwa ia merasa mengalami kesulitan meski telah ditunjuk untuk membela negaranya.
"Aku akan bertugas di tim nasional, tentu saja. Tahun ini, saya telah bermain di Asian Games 2018 dan sekarang Piala AFF 2018. Namun, ini masih merupakan situasi yang sulit bagi saya," ujar Lilipaly.
"Klub saya telah menerima tanggapan dari PSSI tentang membuat saya fokus tepat waktu. Saya tidak punya pilihan selain menerima pesan ini. Namun, mendapatkan kesempatan ini masih menjadi kebanggaan dan sukacita bagi saya,” pungka Zulfiandi.
Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Filipina, Singapura, Thailand dan Timor Leste. Tim besutan Bima Sakti akan menjalani laga pertama kontra Singapura pada Jumat (09/11/18) mendatang di Stadion Nasional Singapura.
Terus Ikuti Berita Piala AFF 2018 Hanya di INDOSPORT