Liga Indonesia

Hajar Sriwijaya FC, Nilmaizar Justru Ungkapkan Hal Mengejutkan

Minggu, 18 November 2018 10:27 WIB
Penulis: Prabowo | Editor: Yohanes Ishak
© INDOSPORT
Nilmaizar, pelatih PS TIRA. Copyright: © INDOSPORT
Nilmaizar, pelatih PS TIRA.

INDOSPORT.COM - PS TIRA meraih kemenangan telak, 3-0 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-31 Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/11/18) kemarin. Gol-gol tuan rumah diciptakan Ahmad Nufiandani, Alexandar Rakic, dan Dimas Drajat.

Meski menang telak, pelatih PS TIRA, Nilmaizar, enggan anak asuhnya berbesar kepala. Menurutnya, timnya masih butuh perjuangan untuk lepas dari zona merah.

Kemenangan tiga gol tanpa balas itu memang menambah poin PS TIRA menjadi 36 angka. Namun, Manahati Lestusen dan kawan-kawan masih berada di zona degradasi atau posisi ke-16.

"Kami akan fokus kembali ke latihan untuk memperbaiki beberapa catatan di pertandingan ini. Semoga konsistensi ini bisa kita pertahankan di empat sisa pertandingan," kata Nilmaizar usai pertandingan.

Keengganan mantan pelatih Semen Padang itu untuk jemawa tak lepas dari permainan anak asuhnya yang belum konsisten.

Dia mencontohkan selepas gol pertama, performa para pemain justru menurun sehingga dominasi permainan dikendalikan tim tamu.

"Setelah mencetak gol pertama, para pemain sedikit over confident. Ini yang tidak boleh terjadi di pertandingan-pertadingan selanjutnya," ungkap dia.

Meski demikian, Nilmaizar, menyebut kemenangan itu semakin membuka peluang untuk lepas dari zona degradasi. Untuk itu, dirinya berharap konistesi permainan ditunjukkan anak asuhnya.

"Seberapa besar peluang bertahan, yang terpenting anak-anak fokus menghadapi pertandingan di setiap laga. Ini perjuangan berat karena perseingan ketat dengan berat dengan beberapa tim papan bawah, seperti Perseru Serui, PSMS Medan lalu ada Sriwijaya FC dan Mitra Kukar," tegasnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti Tukiman memberikan alibi usai kalah lawan dari tuan rumah Thailand dengan skor 2-4 di Piala AFF 2018. Bima Sakti menilai kalau Hansamu Yama Pranata dan kolega bermain dengan konsentrasi yang bagus di babak pertama. Bahkan sampai menit ke-30 usai Zulfiandi mencetak gol tetap konsisten. "Kemudian setelah di menit-menit di akhir babak pertama kami kebobolan lagi menjadi 2-1. Dua gol itu yang membuat mental kami semakin down (turun)," kata Bima Sakti kepada awak media olahraga di Bangkok. Dirinya juga mengaku kalau sudah memberikan suntikan motivasi kepada anak asuhnya saat jeda turun minum. Karena Timnas Indonesia masih punya 45 menit lagi untuk membalikan keadaan. "Ternyata kami kebobolan lagi dan membuat mental kami semakin turun. Kami sempat bangkit di menit-menit akhir pada babak kedua. Tetapi sudah terlambat," tutur Bima Sakti. Saat di tanya peluang lolos, Coach Bima pun menjawab di GBK nanti Skuat Garuda akan bermain nothing to lose. #BimaSakti #TimnasDay #TimnasIndonesia #AFF2018 #indosport

A post shared by INDOSPORT.com (@indosportdotcom) on

Ikuti terus berita Liga Indonesia di INDOSPORT.COM