INDOSPORT.COM - Pensiunnya legenda Chelsea dan Pantai Gading, Didier Drogba membuat klub-klub papan atas plus penggemar beramai-ramai mengucapkan puja puji lewat sejumlah media sosial.
Nama Drogba mulai dikenal saat pindah dari Marseille ke Chelsea pada tahun 2004 yang saat itu tengah jor-joran membeli pemain setelah dibeli milyarder, Roman Abramovich. Raihan trofinya adalah 4 gelar Liga Primer dan Piala FA 3 Piala Liga Inggris, 2 Community Shield, dan 1 gelar Liga Champions.
Momen emasnya tentu saat ia memberikan Chelsea gelar yang disebutkan terakhir. Saat itu, bintang sepak bola yang telah berusai 40 tahun ini menjadi penentu yang membawa klub London Barat ini juara Liga Champions di musim 2011/2012 melawan Bayern Munchen.
Dia mencetak gol penyama kedudukan setelah Die Rotten unggul lewat Thomas Muller pada menit-menit akhir dan mencetak gol penentu kemenangan saat adu penalti. Ironisnya lagi, Drogba melakukannya di hadapan pendukung Munchen yang kebetulan musim tersebut markas mereka menjadi tuan rumah final Liga Champions.
Tentu saja hal ini tidak hanya membuat The Bavarians merasa sakit hati, tetapi juga seluruh tribun penonton Allianz Arena yang pastinya didominasi oleh para pendukung Munchen. Sontak, situasi ini juga langsung meramaikan seluruh berita olahraga di dunia.
You broke our hearts once but we still want to congratulate you on a superb career. All the best for the future. 👏🏅@didierdrogba 🤝#FCBayern #MiaSanMia pic.twitter.com/xEhNAs5aeI
— FC Bayern English (@FCBayernEN) November 22, 2018
Meski demikian, Bayern Munchen tetap berbesar hati dan tak ketinggalan untuk mengucapkan terima kasih dan menghormati sang legenda, sekalipun mereka pernah 'terluka'.
Dalam final Liga Champions 2011/12 antara Bayern Munchen vs Chelsea tersebut, skor berakhir imbang 1-1 dan diakhiri dengan kemenangan The Blues melalui adu penalti dengan skor 4-3.
Ikuti terus berita bola internasional di INDOSPORT.COM