Liga Inggris

Dikabarkan Tak Bahagia, Kante Didesak Pindah Klub

Sabtu, 1 Desember 2018 08:45 WIB
Penulis: Yasmin Rasidi | Editor: Yohanes Ishak
© Getty Images
N'Golo Kante di acara FIFA The Best 2018. Copyright: © Getty Images
N'Golo Kante di acara FIFA The Best 2018.

INDOSPORT.COM - N'Golo Kante adalah salah satu gelandang yang konsisten bermain bagus bersama Chelsea. Namun, nampaknya pergantian pelatih dan posisi berpengaruh pada kinerjanya.

Eks Leicester City ini didesak untuk pindah klub akhir musim ini, jika pelatih Chelsea, Maurizio Sarri terus memainkannya di luar posisinya.

Sejak kedatangan Jorginho dari Napoli musim panas lalu, posisi asli pemain Timnas Prancis ini sebagai gelandang bertahan tergusur. Sarri lebih memilih memainkan Jorginho untuk posisi gelandang bertahan, meskipun posisi ini dulunya dipegang Kante pada awal kedatangannya ke Inggris.

© Chelsea
Jorginho resmi gabung dengan Chelsea. Copyright: ChelseaJorginho resmi gabung dengan Chelsea pada awal musim 2018/19.

Di Leicester, Kante bermain sebagai gelandang bertahan dan mampu mengantar tim ini menjuarai Liga Premier pada 2016 silam. Kante masih bermain di posisi yang sama saat Chelsea masih dibawah asuhan Antonio Conte, dan dia pun berhasil membawa Chelsea meraih juara liga dan Piala FA dalam dua musim terakhir.

© INDOSPORT
Chelsea vs Arsenal NGolo Kante. Copyright: INDOSPORT NGolo Kante, bintang Chelsea.

Namun, musim ini, pemain 27 tahun ini dipaksa bermain di sayap kanan agar bisa mengakomodasi Jorginho yang lebih dipilih Sarri untuk posisi bertahan.

Beberapa laporan menunjukkan bahwa Kante tampak tak bahagia dengan posisi ini. Dan banyak pihak mendesaknya untuk segera pindah dari Chelsea, salah satunya adalah mantan bintang Chelsea Tony Cascarino yang mendesaknya untuk hengkang akhir musim ini. Dia yakin, PSG akan sangat tertarik untuk menawarinya kontrak.

“Saya pikir pasti PSG dan klub-klub lain akan mendukungnya, dan mengapa tidak? Dia yang terbaik di posisinya di dunia, tanpa diragukan lagi, menurut saya,” kata eks bintang Timnas Irlandia era 1990an sebagaimana dilansir dari berita sports, Sportskeeda.

“Saya pikir pada akhir musim dia mungkin sudah cukup jengah karena dia tahu dia pemain yang jauh lebih baik dalam posisi yang telah biasa dia mainkan.” tutupnya.

Ikuti terus berita sepak bola Liga Inggris dan berita olahraga lainnya di INDOSPORT.COM.