INDOSPORT.COM – Masalah pengaturan skor (match fixing) telah memasuki babak baru dengan penangkapan Exco PSSI, Johar Lin Eng di Bandara Halim Perdanakusuma. Penangkapan Johar Lin Eng yang berstatus saksi itu tentu menjadi sebuah langkah maju dari kepolisian untuk mengusut tuntas match fixing.
Sebelumnya sejumlah pihak termasuk klub sudah dijatuhi sanksi terkait dugaan pengaturan skor sepak bola yang terjadi di Indonesia. Salah satu hukuman itu adalah larangan PS Mojokerto Putra untuk berkompetisi di sepak bola nasional selama setahun.
PS Mojokerto Putra menjadi salah satu pihak yang ikut terseret dalam pusaran kasus setelah adanya eksekusi penalti aneh dari pemainnya yang bernama Krisna Adi di babak 8 besar Liga 2. Krisna Adi sendiri juga dijatuhi hukuman larangan berkecimpung di sepak bola Indonesia seumur hidup.
Selain Krisna Adi dan PS Mojokerto Putra, hukuman juga sudah diberikan untuk Bambang Suryo yang dijatuhi sanksi serupa dengan Krisna Adi. Terkait sanksi atas PS Mojokerto Putra, koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali mempunyai pandangan mengenai kasus itu.