INDOSPORT.COM – Manchester United alami nasib sial usai dikalahkan oleh Paris Saint Germain (PSG) dengan skor 0-2 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19, Rabu (13/02/19) dini hari WIB.
Ole Gunnar Solskjaer yang tak terkalahkan dalam 11 laga sejak mengambil alih Setan Merah pada Desember 2018, harus mengakhiri tren positifnya usai PSG mampu mencetak gol lewat aksi Presnel Kimpembe (53’) dan Kylian Mbappe (60’).
PSG berhasil mempermalukan Setan Merah dikandang sendiri, di mana itu menjadi rekor buruk dalam sejarah mereka dalam kompetisi Eropa.
2 - Manchester United have lost by a margin of more than one goal at Old Trafford in European competition for the very first time in their history. Shock. #MUNPSG pic.twitter.com/aG6elitjCl
— OptaJoe (@OptaJoe) February 12, 2019
Catatan buruk itu yakni Manchester United telah kalah margin dengan selisih lebih dari satu gol di Old Trafford dalam kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, sebagaimana diwartakan oleh @OptaJoe.
34 - None of the previous 34 teams to lose the first leg of a Champions League knockout match at home by two or more goals have progressed to the next round. Mountain. #MUNPSG pic.twitter.com/s4EmUJz8Oo
— OptaJoe (@OptaJoe) February 12, 2019
Padahal belum pernah ada klub dari 34 peserta sebelumnya yang kalah di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di kandang dengan margin dua gol atau lebih bisa lolos ke babak berikutnya.
1 - Manchester United managed just one shot on target against PSG tonight, their lowest in a Champions League match at Old Trafford since February 2005 in the Last 16 against eventual finalists Milan (also 1). Lacklustre. #MUNPSG pic.twitter.com/yJZUrLHAoD
— OptaJoe (@OptaJoe) February 12, 2019
Selain itu, Manchester United juga hanya memiliki satu tembakan ke gawang PSG. Menjadi catatan yang paling rendah untuk klub di laga Liga Champions di Old Trafford sejak Februari 2005 saat melawan AC Milan di babak 16 besar.
Paul Pogba yang mendapatkan kartu merah di menit ke-89 menjadi pemain Setan Merah pertama yang menerima hukuman tersebut, sejak Luis Nani saat melawan Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Maret 2013.
Catatan buruk ini menjadi tugas penting bagi Solskjaer dan para penggawanya untuk dibenahi, jika mereka masih memiliki harapan besar untuk meraih trofi Liga Champions musim 2018/19 kali ini.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Champions Lainnya Hanya di INDOSPORT