INDOSPORT.COM - Manajemen Persipura Jayapura meminta operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk bisa menuntaskan kewajibannya yang belum dilunasi sejak tahun kemarin, sebelum kompetisi Liga 1 digulirkan.
Asisten manajer Persipura, Bento Madubun, mengungkapkan jika ditotalkan, hak yang belum diterima oleh timnya sekitar Rp3 milyar. Di mana tahun kemarin masih ada Rp2 milyar yang belum dibayarkan.
Perihal tersebut, Bento menuturkan jika pihaknya sudah melayangkan surat kepada operator liga untuk meminta hak tersebut segera dilunasi sebelum kompetisi bergulir.
"Kita masih ada milyaran rupiah yang belum dibayarkan, dan itu jadi persoalan juga. Surat juga sudah disampaikan dan itu bagian dari hak kita dan tahun kemarin itu pun juga masih ada Rp2 milyar dan saya kurang tahu total pastinya tapi hampir Rp3 milyar yang belum dibayarkan, sementara dari jawaban operator katanya dari pihak sponsor," ungkap Bento kepada awak portal berita olahraga INDOSPORT.com, Kamis (25/04/19).
Bento juga mengaku kecewa dengan keterlambatan tersebut, karena menurutnya operator liga seharusnya sudah mengantisipasi hal itu dengan meminta bank garansi saat menjalin kesepakatan dengan pihak sponsor.
"Ini juga yang menjadi pertanyaan kita bahwa dengan angka sebesar itu ketika perjanjian dengan sponsor masa tidak minta bank garansi. Hampir setiap musim itu selalu berulang dan dengan alasan-alasan yang sama. Itu yang membuat kita kecewa," keluhnya.
Bento bertahap agar persoalan tersebut bisa segera diselesaikan sebelum kompetisi benar-benar digelar.
"Kalau dengan kondisi seperti ini sangat disayangkan sekali dan operator sudah harus menyelesaikan dulu utang-utangnya ke klub," tandasnya.
Saksikan Video Keseruan Euforia Kemenangan Arema di Final Piala Presiden 2019
Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM