Liga Inggris

Lagi! Bielsa Buat Kontroversi Usai Salah Ucap Nama Ipswich Town

Selasa, 30 April 2019 13:27 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Getty Images
Marcelo Bielsa, pelatih Leeds United. Copyright: © Getty Images
Marcelo Bielsa, pelatih Leeds United.

INDOSPORT.COM – Pelatih klub sepak bola Leeds United, Marcelo Bielsa, tidak henti-hentinya membuat kontroversi. Kali ini, ia salah mengucap nama klub Ipswich Town.

Bielsa yang didampingi penerjemahnya melakukan konferensi pers, Minggu (28/04/19), usai laga melawan Aston Villa yang berakhir imbang 1-1.

Leeds dipastikan gagal lolos otomatis ke Liga Primer Inggris musim 2019/20 setelah kalah bersaing dengan Norwich City dan Sheffield United. Mereka masih berpeluang promosi lewat jalur playoff.

Tim besutan Bielsa masih menyisakan satu laga tandang tersisa melawan Ipswich Town. Dari sanalah, Bielsa salah mengucap nama klub lawan tersebut.

Ia berusaha mengucapkan kata ‘Ipswich’ berulang kali. Meski sudah dibantu penerjemahnya, Bielsa tetap kesulitan dan menyerah melafalkan kata ‘Ipswich’.

“Is-pitch? I… Ip-swit,” kata Bielsa, berusaha mengucapkan Ipswich Town dengan tepat yang disambut gelak tawa awak media.

Kehadiran Bielsa di Leeds United menambah semarak kompetisi kata kedua kompetisi sepak bola Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Ia berhasil menyuguhkan sepak bola atraktif bersama Leeds United. Bielsa bahkan melakukan kontroversi dengan mengirim stafnya untuk memata-matai latihan Derby County yang dilatih Frank Lampard.

Belum lama ini, Bielsa membiarkan Aston Villa mencetak gol ke gawang Leeds sebagai bentuk sportivitas menyikapi gol kontroversial Mateusz Klich.

Vlog Piala Indonesia, Hujan Gol Laga Bhayangkara vs PSM

Ikuti Terus Berita Sepak Bola Liga Primer Inggris dan Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%