Liga Italia

Intip Pengganti AC Milan di Liga Europa, Lebih Baik atau Semakin Buruk?

Rabu, 19 Juni 2019 14:32 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Emilio Andreolli/Getty Images
Hampir selusin pemain AC Milan akan jual untuk target kembali ke Liga Champions. (Foto: Emilio Andreolli/Getty Images) Copyright: © Emilio Andreolli/Getty Images
Hampir selusin pemain AC Milan akan jual untuk target kembali ke Liga Champions. (Foto: Emilio Andreolli/Getty Images)

INDOSPORT.COM - Intip tim pengganti AC Milan di ajang Liga Europa musim depan, apakah lebih baik ketimbang i Rossoneri atau malah lebih buruk. 

Sebelumnya, AC Milan dikabarkan telah secara eksklusif meminta UEFA untuk mencoretnya dari kompetisi Liga Europa musim depan, agar tim kota Milan tersebut bisa memperbaiki keuangan klub selama semusim ke depan.

Kabar mengenai Milan yang ingin dicoret dari Liga Europa ini bahkan diumumkan langsung oleh reporter SempreMilan.com, Vito Angele dalam akun media sosial pribadinya beberapa saat lalu.

“AC Milan secara eksklusif meminta UEFA untuk mengeluarkan mereka dari Liga Europa agar dapat berinvestasi selama satu tahun lagi. Dalam beberapa jam mendatang, Milan berharap respons dari UEFA,” ujar Vito Angele.

Keputusan Milan untuk mengundurkan diri dari Liga Europa 2019/20 juga disinyalir karena masalah Financial Fair Play (FFP) yang menimpanya. Akhir Desember 2018 lalu, UEFA menganggap bahwa Rossoneri melanggar FFP.

Otoritas tertinggi sepak bola Eropa tersebut menemukan necara keuangan Milan yang tidak seimbang. UEFA pun akhirnya tidak mengizinkan Milan untuk tampil di kompetisi Eropa dalam dua musim.

Jika Milan benar-benar mendapatkan izin untuk mundur dari kompetisi Liga Europa musim depan, maka harus ada klub Serie A Italia yang menggantikannya. Football Italia menyebutkan jika Torino dan AS Roma bisa menggantikan posisi Milan di Liga Europa 2019/20.

Kedua tim tersebut (AS Roma dan Torino), berada paling dekat dengan posisi AC Milan di klasemen akhir musim lalu. AS Roma musim lalu finish di peringkat keenam atau satu tingkat di bawah AC Milan, sedangkan Torino berada di urutan ketujuh.

© Tullio M. Puglia/Getty Images
Pemain Torino merayakan gol ke gawang Juventus Copyright: Tullio M. Puglia/Getty ImagesPemain Torino merayakan gol ke gawang Juventus

Menarik untuk melihat data serta peta kekuatan dua tim calon pengganti AC Milan di Liga Europa musim depan, AS Roma dan Torino. Apakah kedua tim tersebut lebih baik ketimbang AC Milan, atau malah lebih buruk.

Menilik dari raihan trofi, jelas kedua tim tersebut kalah jauh ketimbang AC Milan khususnya dalam ajang Eropa. Tercatat AC Milan sampai saat ini masih menjadi tim Italia dengan jumlah gelar Liga Champions dengan 7 gelar, sementara Torino hanya meraih gelar runner-up di ajang Liga Europa musim 1991–92.

AS Roma lebih parah, mereka bahkan belum satu kalipun juara di ajang Eropa. Satu gelar kometisi Eropa yang pernah di raih AS Roma adalah Inter-Cities Fairs Cup, yang sayangnya saat ini sudah tidak dipertandingkan lagi.

Untuk urusan Liga Serie A, AC Milan kembali jauh unggul dari dua tim pengganti tersebut. Di mana Il Diavolo telah menyabet 18 gelar Serie A, sementara Torino dan AS Roma jika total gelar Serie A mereka digabungkan hanya memperoleh 10 titel.

Meski dari perolehan gelar dua tim tersebut dinilai 'kurang pantas' menggantikan AC Milan, namun fakta berbeda justru terjadi jika melihat rekor pertemuan tiga tim ini di Serie A musim lalu.

Tercatat tim AC Milan yang finish di atas Torino, belum sekalipun meraih kemenangan di Serie A musim lalu dalam dua pertemuan. Pada pertemuan pertama di markas AC Milan, Il Toro berhasil bermain imbang 0-0. Sedangkan di pertemuan kedua saat laga kandang, Torino mencukur AC Milan dua gol tanpa balas.

Pun begitu dengan AS Roma, meski mereka belum pernah menaklukkan AC Milan namun Serigala Ibukota itu selalu meraih tiga angka penuh saat berhadapan dengan Torino dalam dua pertemuan (0-1 dan 3-2).

Berkaca dari pengalaman jelas Torino dan AS Roma kurang bisa mengimbangi AC Milan di kancah Eropa, namun jika melihat statistik pertemuan di Serie A musim lalu, Torino dan AS Roma mungkin sudah layak mentas di Liga Europa.