INDOSPORT.COM - Klub sepak bola Arsenal secara resmi merilis jersey kandang mereka untuk musim 2019/20. Namun, seragam baru itu justru memicu keributan di jagat Twitter.
Kontrak dengan Puma berakhir, Arsenal kini menggandeng perusahan apparel Adidas dalam pembuatan jersey untuk musim 2019/20.
Senada dengan musim-musim sebelumnya, jersey kandang bertema retro ini masih didominasi warna merah dengan bagian lengan berwarna putih.
Perbedaan utama yang ada, terdapat pada sisi kerah dan pundak yang menjadi ciri khas dari jersey-jersey yang diproduksi Adidas. Motrif strip merah putih tak hanya ditonjolkan di bagian pundak, tapi juga bagian kerah.
Hal menarik lainnya, pada iklas perilisan kostum itu, publik ini dapat menyematkan nama mereka di punggung, sehingga seolah-olah para fans The Gunners telah menjadi pemain Arsenal.
Namun, hal itu justru mengundang keributan di ranah Twitter. Netizen menyematkan akun-akun dengan konten rasis seperti @dieallni**ers dan @inno*nthit**r dan Adidas justru mengunggah ulang foto jersey-jersey yang telah diedit dan tentunya memicu pro-kontra dari netizen.
Jersey baru Arsenal tuai kericuhanMenanggapi keriuhan yang terjadi, Adidas meminta maaf, menghapus unggahan dan melakukan penyelidikan. Sementara itu, pihak The Gunners sangat menyayangkan fenomena yang terjadi.
Pasalnya, klub sudah berusaha mewujudkan rasa toleransi dan menghargai keragaman di dunia melalui program Arsenal for Everyone sejak 2008.