In-depth

Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt: Ketika Sulit Melawan, Jadikan Dia Kawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:32 WIB
Editor: Matheus Elmerio Giovanni
© Marco Canoniero / Contributor / Getty Images
Cristiano Ronaldo ketika mengejar bola yang digiring oleh Matthijs de Ligt Copyright: © Marco Canoniero / Contributor / Getty Images
Cristiano Ronaldo ketika mengejar bola yang digiring oleh Matthijs de Ligt
Kualitas Bertahan De Ligt Sulitkan Ronaldo

Kualitas De Ligt mengawal lini pertahanan Ajax Amsterdam memang tak perlu diragukan lagi. Ajax benar-benar menjalani musim yang bisa dibilang sangat mengesankan.

Mereka berhasil menjadi juara Eredivisie 2018/19 dengan perolehan 86 poin. Peran de Ligt juga terlihat, dengan total 33 penampilan di Eredivisie, Ajax hanya kebobolan 32 gol.

Di Liga Champions 2018/19, De Ligt juga tampil mengesankan bersama Ajax Amsterdam. Di mana mereka berhasil menembus babak semifinal Liga Champions, sebelum disingkirkan oleh Tottenham Hotspur.

Yang menariknya lagi, Ajax dan Juventus pernah saling bertemu di Liga Champions 2018/19 lalu, yakni pada babak perempatfinal. Saat itu, Ajax berhasil memberi kejutan.

Ajax Amsterdam berhasil menyingkirkan Juventus di babak perempatfinal Liga Champions 2018/19 dengan skor agregat 3-2. Ajax bahkan meraih kemenangan 1-2 di markas Juventus di leg kedua pertandingan perempatfinal Liga Champions 2018/19.

Dalam pertandingan tersebutlah, Ronaldo terlihat sangat kesulitan menghadapi tebalnya tembok pertahanan Ajax Amsterdam yang dipimpin oleh De Ligt dan Daley Blind.

© whoscored.com
Cristiano Ronaldo vs Matthijs de Ligt saat saling berhadapan di pertandingan perempatfinal Liga Champions antara Juventus vs Ajax Amsterdam. Copyright: whoscored.comCristiano Ronaldo vs Matthijs de Ligt saat saling berhadapan di pertandingan perempatfinal Liga Champions antara Juventus vs Ajax Amsterdam.

Jika dilihat dari laporan pertandingan whoscored.com, Ronaldo benar-benar sangat jarang masuk ke area kotak penalti Ajax Amsterdam. Sebaliknya, De Ligt terlihat nyaman menjaga kotak penalti timnya steril dari Ronaldo yang saat itu menjadi penyerang tengah.

Kita lihat lagi saat Juventus menghadapi Ajax Amsterdam dari segi serangan, Ronaldo yang meskipun mencetak gol, ternyata tak bisa berbuat banyak. 

Serangan Bianconeri pun lebih banyak dari sisi sayap, sementara dari tengah, posisi di mana ada Ronaldo hanya sekitar 25% dari total 90 menit jalannya pertandingan.

© whoscored.com
Zona atau arah serangan Juventus vs Ajax Amsterdam saat bertemu di babak perempatfinal Liga Champions 2018/19 lalu. Copyright: whoscored.comZona atau arah serangan Juventus vs Ajax Amsterdam saat bertemu di babak perempatfinal Liga Champions 2018/19 lalu.

Alhasil, karena penampilan gemilangnya serta mencetak satu gol untuk Ajax, De Ligt menjadi man of the match versi whoscored dengan nilai sangat besar yaitu 8,1.

Jika De Ligt menjadi lawan yang sulit ditaklukkan Ronaldo, keputusan tepat Juventus untuk membuat keduanya menjadi kawan memang diperlukan. 

Bahkan De Ligt telah mengungkapkan bahwa Ronaldo memang mengajaknya untuk gabung Juventus di musim depan. Dan itu telah menjadi kenyataan saat ini.

"Ronaldo meminta saya untuk gabung Juventus. Saya terkejut dan sempat tidak paham awalnya," ucap De Ligt dalam sebuah wawancara di Televisi yang diberitakan oleh Marca.

Semoga keputusan De Ligt untuk bergabung dengan Juventus di bursa transfer tepat dan klub yang sudah juara Serie A Italia sebanyak 8 kali berturut-turut itu, bisa menjalani musim yang gemilang di Liga Champions 2019/20 mendatang.