Liga Indonesia

Pelatih Terbaik Liga 1 Pekan Ini: Djajang Nurdjaman, ‘Menampar’ Mantan

Senin, 30 September 2019 15:51 WIB
Penulis: Martini | Editor:
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Pelatih terbaik dari kompetisi Shopee Liga 1 2019 pekan ke-21 versi INDOSPORT jatuh kepada Djajang Nurdjaman.

Pasalnya, asal Majalengka tersebut mampu membawa Barito Putera unggul atas Persebaya Surabaya, pada pertandingan yang dihelat di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (28/09/19) lalu dengan skor tipis 1-0.

Laga ini tentu emosional bagi Djanur, sapaan akrab Djajang Nurdjaman, yang sebelumnya sempat menukangi Persebaya Surabaya di putaran pertama Liga 1 2019 lalu. Namun, ia justru dipecat oleh manajemen karena tren negatif Bajul Ijo waktu itu.

Tak berselang lama, Djanur memutuskan untuk menerima pinangan Barito Putera, yang juga ditinggal oleh pelatih kepala Jacksen F. Tiago ke Persipura Jayapura. Tugas Djanur kian berat lantaran Barito saat ini berada di papan bawah klasemen sementara Liga 1.

Namun, dengan tangan dingin Djanur, perlahan Barito bisa mengembalikan performa terbaiknya, yakni saat memenangkan laga kontra Semen Padang, dan menahan imbang Madura United.

Teranyar, Djanur juga sukses mempermalukan sang mantan ketika harus tumbang di kandang Barito, dan menambah perolehan tiga poin Laskar Antasari untuk beranjak dari zona degradasi.

Salah satu kunci kemenangan Barito Putera di laga tersebut adalah penggunaan formasi 4-4-2, skema yang cukup jarang digunakan Barito, dan menempatkan dua striker asing, Rafael Silva dan Francisco Torres di depan.

Sementara itu, guna menunjang pergerakan keduanya, Rizky Pora yang biasanya bermain di sayap kiri, kemudian ditarik ke tengah dan berduet dengan Evan Dimas serta Kosuke Uchida.

Persebaya Surabaya cukup banyak mendapatkan peluang, namun rapatnya barisan pertahanan yang dihuni oleh Cassio de Jesus, Gavin Kwan Adsit, Rony Beroperay, serta Dandi Maulana belum bisa ditembus duet maut Diogo Campos dan David da Silva.

Performa kiper muda Muhammad Riyandi juga tengah dalam tren positif, sehingga ia kerap kali menggagalkan upaya lawan untuk mencetak gol.

Kemenangan itu memang menambah kepercayaan diri Djajang Nurdjaman untuk bisa membawa Laskar Antasari setidaknya ke papan tengah klasemen Liga 1, dan masih bertahan hingga kompetisi tahun 2020 mendatang.

Namun, ia juga mengaku respek dengan permainan Persebaya yang saat ini ditukangi oleh Wolfgang Pikal, dan didampingi asisten pelatih Bejo Sugiantoro. Djanur menganggap kemenangannya kali ini adalah sebuah keberuntungan.

“Kalau boleh jujur, Persebaya lebih banyak peluang. Bola di depan gawang melintas di babak pertama saja sudah ada dua, yang barusan (babak kedua) David da Silva dapat crossing di depan gawang tapi bisa melenceng,” jelas Djanur.

“Sementara kami (Barito) minim peluang, tapi satu assist dari Rizky Pora dapat diselesaikan dengan baik. Itulah sepak bola, percaya atau tidak, masih ada suatu keberuntungan dalam sepak bola.”

“Kalau tadi saya ngomong di sepak bola ada anekdot keberuntungan, kemudian ada juga anekdot seperti itu, mantan selalu menyulitkan,” ungkapnya sembari tertawa.