INDOSPORT.COM - Timnas Malaysia sedang dalam tren negatif di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Setelah meraih kemenangan atas Timnas Indonesia, mereka tidak lagi mendapatkan tiga poin.
Skuat Harimau Malaya dipaksa menelan kekalahan dalam dua laga terakhir. Masing-masing tumbang 1-2 dari Uni Emirat Arab (UEA) dan kalah 0-1 atas Vietnam.
Kondisi itu membuat pecinta sepak bola negeri Jiran mulai resah, salah satunya adalah mantan pemain Timnas Malaysia era 1963-1970, Datuk M Karathu.
M Karathu merasa keterpurukan Timnas Malaysia tidak lepas karena lini depan yang tumpul. Ia pun menyarankan agar striker gaek Norshahrul Idlan Talaha didepak.
Sebagai gantinya, Tan Cheng Hoe selaku pelatih Timnas Malaysia bisa memanggil striker muda energik dari tim U-19, Luqman Hakim.
"Secara keseluruhan Vietnam lebih baik daripada kami, terutama dalam serangan dan pertahanan. Namun, itu bukan berarti tim kita lemah. Para penyerang gagal memberi tekanan pada pertahanan Vietnam," kata M Karathu, dikutip dari Harian Metro.
"Saya melihat Norshahrul Idlan masih mengendalikan bola, tetapi ia tidak secepat seperti dulu karena faktor usia. Tim kita butuh penyerang yang dapat berlari ke depan untuk memberi tekanan pada lawan," lanjutnya.
"Saya pikir Luqman dapat diberi kesempatan karena dia memiliki kecepatan dan 'IQ' sepak bola yang bagus. Kita harus berusaha dan tidak takut untuk memberinya kesempatan," tegas mantan pelatih Timnas Sri Lanka itu.
Timnas Malaysia akan menghadapi Thailand dan Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebelum dua duel itu, mereka akan beruji coba kontra Tajikistan, Sabtu (09/11/19).