In-depth

Benarkah Tottenham Hotspur dan Jose Mourinho Main Belakang untuk Singkirkan Pochettino?

Sabtu, 23 November 2019 17:40 WIB
Editor: Coro Mountana
© John Peters/Manchester United via Getty Images
Jose Mourinho dan Mauricio Pochettino Copyright: © John Peters/Manchester United via Getty Images
Jose Mourinho dan Mauricio Pochettino

INDOSPORT.COM – Benarkah Tottenham Hotspur dan Jose Mourinho ada main belakang atau selingkuh untuk menyingkirkan Mauricio Pochettino dari posisi pelatih?

Publik sepak bola Liga Inggris dikejutkan sebuah kabar mengejutkan di pertengahan pekan ini setelah Tottenham Hotspur memecat Mauricio Pochettino dari kursi pelatih.

Padahal Pochettino adalah sosok yang berjasa mengantarkan Tottenham Hotspur ke final Liga Champions musim lalu.

Meski tidak berbelanja pemain, Mauricio Pochettino tetap sanggup mengolah sumber daya pemain yang seadanya untuk tetap bersaing di papan atas Liga Inggris dan masuk final Liga Champions.

Tapi memang masalah di awal musim yang menimpa Tottenham seakan menihilkan kerja bagus Pochettino dalam beberapa tahun terakhir. Di Liga Inggris saja, Tottenham Hotspur sudah 5 laga tidak pernah menang.

Alhasil Tottenham Hotspur sebelum laga di pekan ke-13 dimulai harus tedampar di posisi ke-14 dengan hanya mengumpulkan 14 poin saja. Di ajang Liga Champions, Tottenham Hotspur juga babak belur dengan sempat dihajar 2-7 oleh Bayern Munchen.

Segala kekacauan itu tampaknya telah membuat manajemen Tottenham Hotspur kehilangan kesabaran dan segera memecatnya. Uniknya setelah itu, dengan cepat Tottenham Hotspur langsung menunjuk Jose Mourinho untuk menjadi pelatih.

Indikasi Hubungan Gelap Antara Tottenham Hotspur dengan Jose Mourinho

© Andrew Matthews/PA Images via Getty Images
Jose Mourinho resmi jadi pelatih Tottenham Hotspur Copyright: Andrew Matthews/PA Images via Getty ImagesJose Mourinho resmi jadi pelatih Tottenham Hotspur

Secara sepintas memang kronologi pergantian pelatih Tottenham Hotspur dari Pochettino ke Jose Mourinho memang terdengar tidak ada yang aneh.

Tapi sesungguhnya jika mau ditelaah, sebenarnya ada indikasi kalau Tottenham dan Mourinho telah main belakang.

Memang benar isu pemecatan Pochettino dan akan digantikan oleh Mourinho telah berkembang luas tetapi itu hanya rumor saja bukan. Apalagi sebelum dipecat, Pochettino sebenarnya sudah mulai mengembalikan bentuk permainan terbaik Tottenham Hotspur.

Di Liga Champions, Pochettino berhasil membawa Tottenham Hotspur membantai Red Star Belgrade sebanyak dua kali baik kandang maupun tandang. Padahal di musim lalu, Liverpool yang menjadi juara Liga Champions saja kalah 0-2 di kandang Red Star Belgrade.

Di Liga Inggris sendiri, Tottenham nyaris menang atas Sheffield United, tim kuda hitam musim ini. Namun tanpa tedeng aling-aling manajemen langsung mengambil keputusan memecat Pochettino pada Selasa (19/11/19) dini hari.

Berdasarkan data yang dihimpun dari BBC, hanya dalam kurun waktu sekitar 11 jam, Tottenham Hotspur dengan mantap mengumumkan kalau Mourinho sebagai pelatih baru mereka. Di sinilah letak keanehannya.

Ibaratnya baru putus dengan sang pacar, tidak tahunya kuarang dari 12 jam, mantan anda sudah langsung jadian dengan orang lain. Tottenham Hotspur yang baru saja berpisah dengan Pochettino, langsung tiba-tiba bersuka cita menyambut Jose Mourinho.

Tampak bermaksud suudzon, tapi menunjuk Mourinho menjadi seorang pelatih tidak mungkin bisa diambil keputusannya dalam kurun waktu 11 jam saja. Hal itu dikarenakan pasti ada printilan kontrak seperti bisa beli pemain atau tidak hingga pesangon yang dibahas.

Jadi yang paling mungkin adalah Tottenham Hotspur dan Jose Mourinho sudah main di belakang untuk mencapai kesepakatan. Baru setelah itu tanpa pikir panjang Pochettino dipecat untuk memberikan tempat kepada Mourinho.

Tapi memang tidak ada bukti yang dapat menjelaskan apakah Pochettino memang benar menjadi korban dari Tottenham Hotspur dan Jose Mourinho yang main belakang, tetapi setidaknya indikasi tersebut ada dan di sepak bola itu sebenarnya sah-sah saja.