Liga Indonesia

Fans Indonesia Dianggap Rusak Kursi Stadion Bukit Jalil, PSSI-nya Malaysia Diminta Ganti Rugi

Rabu, 27 November 2019 03:10 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Rafif Rahedian
© Fans Timnas Indonesia/Dammer Saragih
Suporter Timnas Indonesia saat dilempari smoke bomb oleh oknum fans Malaysia di laga kelima Kualifikasi Piala Dunia 2022. Copyright: © Fans Timnas Indonesia/Dammer Saragih
Suporter Timnas Indonesia saat dilempari smoke bomb oleh oknum fans Malaysia di laga kelima Kualifikasi Piala Dunia 2022.

INDOSPORT.COM - Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM, diminta untuk bayar ganti rugi kursi Stadion Bukit Jalil yang dirusak suporter Timnas Indonesia saat melawan Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (19/11/19).

Buntut keributan antar suporter Malaysia dan Timnas Indonesia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (19/11/19), 44 kursi Stadion Bukit Jalil mengalami kerusakan.

Kerusakan yang disebut disebabkan oleh beberapa suporter Timnas Indonesia itupun ditaksir menimbulkan kerugian sebesar 11 ribu Ringgit atau jika dikonversi dalam Rupiah mencapai angka Rp37 juta.

Pengelola Stadion Bukit Jalil lewat Ketua Pegawai Eksekutif Perbadanan Stadium Malaysia (PSM), Nik Razeen Adam Daud pun mengungkapkan kekecewaannya atas kerusakan itu.

Namun terkait kerugian, pihaknya akan meminta pertanggung jawaban dari Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM, selaku penyelenggara pertandingan.

"Kami sangat senang menyambut suporter Timnas Indonesia ke Stadion Nasional (Bukit Jalil). Namun, setelah semua itu terjadi, saya sangat kecewa bahwa respons baik yang kami berikan tidak dihargai," tukas Nik Razeen Adam Daud, dikutip dari bharian.com.

"Dengan demikian, PSM akan mengajukan klaim ganti rugi kerusakan kepada FAM sebagai penyelenggara pertandingan yang membuat reservasi berdasarkan ketentuan perjanjian sewa tempat," tambahnya.

Pihak FAM sendiri sebelumnya telah menjelaskan bahwa mereka akan menunggu laporan resmi PSM terkait kerusakan Stadion Bukit Jalil. Sebelum nantinya mengambil keputusan.

“Kita harus menunggu laporannya sebelum kita bisa melakukan apa yang perlu dilakukan. Saya tidak bisa memberi tahu Anda apa tindakan kami tetapi itu akan dibahas secara internal."

"Ini adalah masalah asosiasi sepakbola (FAM), jadi kami perlu mengikuti proses dan mengatasi masalah sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP) seperti yang ditentukan," kata Sekretaris Jenderal Stuart Ramalingam.

Diluar kerusakan kursi di Stadion Bukit Jalil tersebut, pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2020 Malaysia vs Timnas Indonesia memang menghadirkan beberapa drama di luar lapangan yang cukup panjang, bahkan sampai menyeret pemerintah kedua negara.