INDOSPORT.COM - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, memasang banyak persyaratan untuk pelatih baru mengingat klubya kembali akan bertarung di tiga kompetisi berbeda musim depan.
Sama seperti musim ini, Wiljan Pluim dkk. kembali akan berlaga di ajang Liga 1 2020, Piala Indonesia 2020, dan Piala AFC 2020. Untuk itu, Munafri menginginkan sosok pelatih yang memiliki konsep jelas untuk membangun PSM.
"Kami akan bertanding lagi di tiga kompetisi berbeda, tentu sangat menguras tenaga sehingga pelatih baru nanti harus memberikan program jelas untuk membentuk tim," ucap Munafri Arifuddin, Minggu (15/12/19).
Munafri yang mengaku telah mengantongi beberapa nama menginginkan sosok pelatih berkarakter kuat. Sehingga diharapkan mampu mengangkat moral PSM Makassar dari keterpurukandi papan tengah klasemen Liga 1 2019.
"Paling penting pelatih baru nanti bisa mengangkat moral dan mengirim ilmunya kepada pemain. Di luar itu, tentu kami harus melihat rekam jejak pengalaman dan statistiknya," jelas Munafri lagi.
Pria berusia 43 tahun ini mengaku akan menggunakan jasa pelatih asing lagi untuk musim depan. Namun, tidak seperti musim ini, Munafri lebih memprioritaskan pelatih asing yang telah berkiprah di Indonesia.
"Kami memprioritaskan pelatih yang telah memiliki pengalaman di Piala AFC, terlebih lagi Liga Indonesia. Tentu kami mencari pelatih asing yang mampu meramu komposisi pemain dengan tepat," jelas dia.
Terakhir, Munafri menargetkan telah mencapai kesepakatan dengan sosok pelatih asing baru sebelum akhir tahun ini. Sebab, PSM Makassar tengah dikejar persiapan mepet untuk play off Piala AFC 2020.
Untuk sementara waktu, selepas laga pamungkas di Liga 1 2019 melawan Persib Bandung, PSM Makassar akan ditangani oleh empat asisten pelatih yakni Bahar Muharram, Imran Amirullah, Syamsuddin Batola, dan Herman Kadiaman.