Bola Internasional

Ternyata, Penghancur Kaki Evan Dimas Jadi 'Boneka' Heerenveen untuk Menolak Membela Vietnam

Sabtu, 21 Desember 2019 14:36 WIB
Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Penghancur kaki Evan Dimas yakni Doan Van Hau ternyata dijadikan boneka oleh Heerenveen supaya gagal membela Vietnam di Piala Asia U-23 2020.

Dilansir dari media olahraga Vietnam, Bongda.com.vn, Doan Van Hau yang baru saja debut selama empat menit di klub kasta tertinggi Liga Belanda, Heerenveen dipuji setinggi langit oleh pelatih Johnny Jansen.

"Kerja bagus, kami tahu Anda seorang superstar. Setelah itu, Van Hau dengan rendah hati menjawab tidak, tidak, saya bukan superstar. Tapi saya tahu di Vietnam, dia pahlawan dengan 2 gol di final. Van Hau melakukan debut yang mengesankan . Dia adalah pemain yang baik dan saya berharap semuanya akan membaik di masa depan," kata pelatih Heerenveen, Johnny Jansen.

Tentu saja mendengar perkataan dari pelatih membuat Doan Van Hau sangat betah di Belanda dan enggan untuk membantu Vietnam di turnamen besar Piala Asia U-23 2020.

Memang, ini menjadi tanda tanya besar bagi seluruh pengamat sepak bola bahkan media Vietnam mencurigai adanya kepentingan bisnis kenapa Heerenveen menahan Doan Van Hau.

Doan Van Hau telah berbicara dengan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) untuk tidak ikut memperkuat Timnas Vietnam U-23 dalam berlaga di Piala Asia U-23 2020.

"Van Hau telah menolak untuk kembali ke putaran final Piala Asia U-23 2020 bersama Timnas Vietnam U-23, setelah berbicara dengan VFF," tulis Bongda.com.vn.

Penolakan dari Doan Van Hau tersebut membuat pelatih Vietnam, Park Hang-seo kecewa berat.

Padahal, Doan Van Hau sangat dibutuhkan untuk menjaga barisan belakang Timnas Vietnam U-23 dari ganasnya tim-tim kuat di Asia.